Bandel, Pedagang Sayur-Mayur di Lantai Dasar PBM Ditertibkan

- Editorial Team

Sabtu, 11 November 2023 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kamtib Pasar Besar Madiun melakukan penertiban sejumlah pedagang yang nekat berjualan di lantai dasar, Sabtu (11/10/2023) dini hari.

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Sejumlah pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM) bandel dalam hal menjajakan komoditas sayur-mayur. Mereka nekat menggelar dagangan di lantai dasar pasar di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Aktivitas itu sebenarnya melanggar kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Sebab, lantai dasar terutama pada bagian teras kios seharusnya steril dari aktivitas jual beli. Para pedagang sayur-mayur telah disediakan los untuk menggelar dagangan di lantai II PBM.
Kebandelan sebagian para pedagang sayur-mayur ini telah berlangsung sekian lama. Meski sudah acap kali ditertibkan, mereka tetap kembali berjualan di lantai dasar. 
Maka, pada penertiban yang berlangsung Sabtu (11/11/2023) dini hari, Petugas Kamtib PBM terpaksa mengamankan dagangan mereka. 
“Mereka bisa mengambil kembali di pos, tapi harus menandatangani kesepakatan untuk tidak lagi berjualan di bawah. Tapi, harus di atas (lantai II PBM),” ujar Kepala Unit Kamtib PBM Didik Prasetyo di sela penertiban pedagang. 
Suasana penertiban pedagang yang nekat berjualan di lantai dasar PBM, Sabtu (11/10/2023) dini hari.
Berdasarkan pendataan, ia merinci jumlah pedagang sayur-mayur yang nekat berjualan di teras kios lantai I sebanyak 10 orang. Namun, dampak dari aktivitas yang mereka lakukan membuat risau pedagang lain yang berjualan di Lantai II PBM. 
Kerisauan pedagang di Lantai II PBM karena tingkat penjualan mereka minim. Mayoritas pembeli lebih memilih membeli sayur-mayur di lantai dasar lantaran lebih mudah terjangkau. Apalagi, lokasi tersebut dekat dengan lahan parkir PBM.
Ketua Paguyuban Pedagang PBM Suprat menambahkan, keberadaan pedagang sayur-mayur yang beraktivitas di lantai dasar merugikan bagi mereka di lantai II. Apalagi, mayoritas barang dagangannya sama, yakni sayur-mayur. 
“Keluhannya, pedagang yang di bawah ramai dan yang di atas sepi penjualan. Padahal, dagangannya sama,” ucap Suprat sembari menambahkan pedagang sayur-mayur di lantai dasar belum bersedia bergabung dalam paguyuban pedagang. (ant/ofi)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun
Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK 
Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 
8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:34 WIB

Hadiri Wayangan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ini Pesan Bupati Madiun Untuk Masyarakat 

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:52 WIB

Dua Raperda Non-APBD Disahkan, DPRD–Bupati Madiun Perkuat Modal dan Payung Hukum BPR

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:33 WIB

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan, Lancarkan Akses Jalan Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:00 WIB

Open Turnamen Lomba Drumband Bupati Cup 2026 di Madiun Diikuti Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

Bentuk Siswa Cerdas dan Berakhlak, SDN Bangunsari 01 Dolopo Andalkan Program SETER CERI

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:04 WIB

Satlantas Polres Madiun Dorong Percepatan Perbaikan Ruas Jalan Surabaya-Madiun

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:02 WIB

Bahana Bersahaja 2026 Perdana Digelar di Desa Karangrejo, Pertanian hingga UMKM Jadi Fokus Pengembangan

Berita Terbaru