Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Madiun Siap Layani Pemudik

- Editorial Team

Senin, 24 Maret 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel gelar pasukan tandai kesiapan KAI Daop 7 Madiun laksanakan Masa Angkutan Lebaran 2025.

Apel gelar pasukan tandai kesiapan KAI Daop 7 Madiun laksanakan Masa Angkutan Lebaran 2025.

KOTA MADIUN, NEUMEDIA.ID – Menyambut momen mudik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran di Kantor Daop 7 Madiun pada Senin (24/3/2025).

Apel ini dipimpin oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan KAI, Rudi As Aturridha, sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Lebaran guna memastikan pelayanan prima bagi penumpang.

Pada periode Angkutan Lebaran 2025, KAI menetapkan masa posko selama 16 hari, mulai 24 Maret hingga 8 April 2025. Sementara itu, masa Angkutan Lebaran berlangsung lebih panjang, yakni 22 hari, dimulai sejak 21 Maret hingga 11 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, menegaskan bahwa seluruh jajaran KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik demi kelancaran perjalanan para pemudik.

“Kami memastikan kesiapan menyeluruh, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana, prasarana, hingga faktor pendukung lainnya. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama, terutama pada puncak arus mudik dan balik,” ujarnya.

Seluruh petugas operasional, termasuk masinis, asisten masinis, kondektur, hingga prama/prami, telah dipastikan dalam kondisi prima serta siap melayani dengan standar terbaik. Selain itu, KAI juga meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Guna memastikan perjalanan yang aman dan lancar, KAI Daop 7 Madiun menambah petugas prasarana ekstra, di antaranya: 4 Petugas Penjaga Jalan Lintas (PJL), 32 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), 2 Petugas Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus).

Selain itu, KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 titik strategis untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Dari sisi keamanan, KAI Daop 7 Madiun bekerja sama dengan aparat setempat guna meningkatkan pengamanan di stasiun dan jalur kereta api. Sebanyak 270 personel keamanan, yang terdiri dari internal KAI serta unsur TNI/Polri, diterjunkan untuk memastikan ketertiban selama masa Angkutan Lebaran.

KAI memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi optimal melalui proses Ramp Check bersama Kementerian Perhubungan. Hasilnya, Daop 7 Madiun menyiapkan 10 lokomotif siap operasi (CC 201 dan CC 203).

Selain itu, kebersihan di area stasiun, ruang tunggu, toilet, serta gerbong kereta dijaga ketat guna memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan.

Untuk Lebaran 2025, KAI Daop 7 menyediakan 127.248 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh Komersial, KA Jarak Jauh PSO, dan KA Lokal PSO. Hingga H-7 Lebaran (24 Maret 2025), jumlah penumpang yang telah diberangkatkan mencapai 20.700 orang, sementara penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 mencapai 38.000 orang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-2 (29 Maret 2025) dengan 9.900 penumpang, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada H+2 (3 April 2025) dengan 8.200 penumpang. Saat ini, penjualan tiket telah mencapai 88%, dengan sisa 27.700 tiket yang masih tersedia.

Dengan berbagai persiapan yang matang, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi para pemudik.

“Kami siap memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Dengan sinergi berbagai pihak, kami berharap mudik tahun ini berjalan lancar dan menyenangkan,” pungkas Suharjono.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, KAI optimistis dapat menyukseskan Angkutan Lebaran 2025 demi perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru