MUI Sebut Ponpes Al-Zaytun di Indramayu Terafiliasi dengan NII

- Editorial Team

Kamis, 22 Juni 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ponpes Al-Zaytun dipotret dari udara. Foto : Situs resmi Ponpes Al-Zaytun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID – Pondok Pesantren
(Ponpes) Al-Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tengah menjadi sorotan
publik lantaran dinilai kontroverisal. Ceramah dari  Panji Gumlilang, pimpinan ponpes setempat yang
sempat viral diduga menyebarkan ajaran menyimpang dari Syariat Islam.


Ajaran yang
dianggap menyimpang itu seperti beredarnya video pelaksanaan salat Idul Fitri
dengan saf bercampur antara makmum lekaki dan perempuan. Selain itu terindikasi
aliran sesat terkait akhlak dan sikap arogansi atau kriminal.


Belum lagi, Ponpes
Al-Zaytun dinilai terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Menurut
keterangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dugaan penyimpangan ajaran itu
sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.


Penelitian juga
telah dijalankan MUI pada 2022. Di dalamya mengungkap beberapa hal tentang
Ponpes Al-Zaytun, seperti sejarah dan latar belakang berdirinya pesantren
hingga sistem pembelajaran yang diterapkan.


Adapun hasil
dari penelitian itu dinyatakan adanya indikasi keterkaitan dan afiliasi antara
Ponpes Al-Zaytun dengan NII. Ini terkait dengan finansial dan kepemimpinannya.


Dalam hal ini,
MUI juga menemukan indikasi penyimpangan ajaran Islam oleh organisasi NII. Ini seperti
mobilisasi dana yang akhirnya diselewengkan dan mengafirkan kelompok di luar organisasi
mereka.


Atas dasar tersebut
MUI telah merekomendasikan agar Pimpinan Harian MUI memanggil pimpinan Ponpes
Al Zaitun untuk dimintai klarifikasi. Terutama terkait dengan beberapa temuan oleh
tim investigasi beberapa waktu lalu. Pembenahan sistem pesantren juga akan
dilakukan. (*/uma/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru