Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa

- Editorial Team

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja bakti pengaspalan jalan di Desa Bodag sebagai upaya Pemkab Madiun mendongkrak perekonomian masyarakat.

Kerja bakti pengaspalan jalan di Desa Bodag sebagai upaya Pemkab Madiun mendongkrak perekonomian masyarakat.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggulirkan program Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bahana Bersahaja). Kali ini, kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Desa Bodag, Kecamatan Kare, pada 12-13 Mei 2026.

Dihadiri langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat hingga seluruh kepala desa se-Kecamatan Kare.

Tak sekadar seremoni, Bahana Bersahaja menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Berbagai layanan publik dibuka langsung di lokasi, mulai layanan administrasi kependudukan, kesehatan, ketenagakerjaan, perpajakan, perbankan hingga bazar bahan pangan murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja bakti gotong royong perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Selain itu, kegiatan juga diisi kerja bakti pengaspalan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, dipilihnya Desa Bodag sebagai lokasi Bahana Bersahaja bukan tanpa alasan. Desa di lereng pegunungan tersebut dinilai memiliki potensi besar sekaligus semangat gotong royong yang kuat.

“Alhamdulillah, Desa Bodag berhasil meraih juara Lomba Desa tingkat Kabupaten dan insyaallah akan kami ajukan ke tingkat provinsi,” ujar Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Menurutnya, Bodag memiliki potensi perkebunan dan pertanian yang menjanjikan, mulai cokelat, durian, petai hingga cengkeh. Bahkan, desa tersebut kini telah memiliki Rumah Cokelat sebagai pusat pengembangan produk lokal masyarakat.

Hariwur menilai, selama ini hasil kakao masyarakat masih banyak dikirim ke luar daerah sehingga nilai tambah ekonomi belum sepenuhnya dinikmati warga setempat. “Harapan kami hasil cokelat ini nantinya bisa diolah sendiri di Bodag, tidak lagi dikirim ke luar daerah. Kalau diolah sendiri tentu nilai ekonominya jauh lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar Rumah Cokelat tidak berhenti pada satu titik saja, namun berkembang menjadi pusat ekonomi baru di beberapa lokasi lain di Desa Bodag. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong dukungan infrastruktur penunjang.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Madiun bersama masyarakat juga melaksanakan kerja bakti pembangunan jalan tembus Bodag-Dagangan. Jalur itu dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

“Dengan akses jalan yang semakin baik, distribusi pupuk, bahan baku maupun hasil panen masyarakat akan lebih mudah. Dampaknya tentu pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bupati juga mengajak masyarakat tetap menjaga semangat guyub rukun dan kolaborasi dalam membangun desa. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus bersama-sama dan terbuka untuk berkembang. Saya berharap masyarakat Bodag tetap semangat, guyub rukun dan tetap melestarikan budaya gotong royong demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru