Tak Sembunyi, Anggota DPRD Kabupaten Madiun Temui Mahasiswa Yang Unjuk Rasa, Persilakan Masuk Ruang Paripurna Untuk Audiensi

- Editorial Team

Kamis, 20 Februari 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Madiun temui mahasiswa yang berunjuk rasa, Kamis (20/2/2025).

Anggota DPRD Kabupaten Madiun temui mahasiswa yang berunjuk rasa, Kamis (20/2/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Madiun Raya menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Kamis (20/2/2025). Para wakil rakyat tidak menghindar, melainkan dengan terbuka menerima para mahasiswa untuk berdialog.

Lima anggota DPRD Kabupaten Madiun, yakni Purwadi dari Partai NasDem, Kuwat Edy Santosa dari Partai Demokrat, Mashudi dari Partai Golkar, Djoko Setijono dari PKB, serta Rudi Triswahono dari PDI Perjuangan, mempersilakan massa aksi masuk ke dalam gedung dan beraudiensi di ruang paripurna.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan kawan-kawan mahasiswa. Penyampaian aspirasi dilakukan dengan santun dan tidak anarkis,” ujar Purwadi, anggota DPRD Kabupaten Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mendapat izin, seluruh peserta aksi kemudian memasuki ruang sidang DPRD untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada para wakil rakyat. Proses audiensi berlangsung dengan tertib, mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam menjaga komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan lembaga legislatif.

Mahasiswa yang unjuk rasa dipersilakan masuk ruang paripurna DPRD Kabupaten Madiun untuk menyampaikan aspirasi.

Djoko Setijono, anggota DPRD Kabupaten Madiun dari PKB, menegaskan bahwa menerima aspirasi masyarakat merupakan bagian dari tugas dewan dalam menjalankan demokrasi. “Kami berkewajiban menerima apa yang disampaikan. Ini adalah bentuk demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan tata kelola kabel yang dinilai semrawut serta perbaikan infrastruktur jalan yang masih mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Djoko Setijono menjelaskan bahwa DPRD telah mulai memproses Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai pengaturan infrastruktur pasif telekomunikasi. Raperda ini bertujuan untuk menata kabel-kabel yang semrawut agar lebih teratur.

“Kabupaten Madiun menjadi salah satu daerah yang mengawali regulasi ini. Daerah lain pun belum banyak yang memiliki aturan serupa,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait infrastruktur jalan, Djoko Setijono menyebut bahwa meskipun persentase jalan dalam kondisi baik telah mencapai 73%, DPRD tetap berkomitmen untuk menjadikan perbaikan jalan sebagai prioritas utama.

“Walaupun ada efisiensi anggaran, kami tetap akan memperjuangkan agar jalan-jalan yang rusak dapat segera diperbaiki demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa yang berakhir dengan dialog terbuka ini menjadi contoh positif bagaimana aspirasi masyarakat dapat disampaikan dan direspons dengan baik oleh para wakil rakyat. Dengan adanya komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan DPRD, diharapkan permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan Kabupaten Madiun. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru