Kawanan Lalat dan Bau Busuk Menyelinap ke Permukiman Warga

- Editorial Team

Sabtu, 30 Desember 2023 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi lalat. Foto : freepik.com

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Sejumlah
warga mengeluhkan masalah sampah yang tertampung di tempat pembuangan akhir
(TPA) Dusun Sumberejo, Desa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Sejak
beberapa hari terakhir, bau tidak sedap tercium hingga ke permukiman. 

 

Selain aroma tidak enak, warga lebih
dulu mengeluhkan tentang migrasi ‘pasukan’ lalat ke permukiman warga di wilayah
Desa Kaliabu dan Desa Klecorejo. Kondisi ini mengakibatkan warga merasa risih.
Sebagian di antara mereka berusaha mengatasi permasalahan tersebut secara
mandiri. 

 

Ada yang terpaksa membeli pembasmi
serangga dan menyemprotkannya beberapa kali di beberapa titik rumah dan kios.
Langkah itu bertujuan mencegah ‘pasukan’ lalat menyerang komoditas yang diolah
oleh produsen kue maupun warung makan. Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil yang maksimal.

 

“Jijik dan risih rasanya. Kalau terus
begini, dapat merusak penjualan saya terutama bagi pemesan yang datang ke
rumah,” ujar salah seorang warga, Sabtu (30/12/2023). 

 

Khusus untuk serangan lalat telah
seringkali terjadi. Sebelumnya, kondisi serupa berlangsung pada pertengahan
April 2023 atau saat Ramadan lalu. 

 

Kala itu, pihak TPA Kaliabu
mengklaim bahwa sumber dari masuknya ‘pasukan’ lalat ke permukiman karena
berlangsungnya musim panen ternak ayam pedaging. Adapun lokasi kandang hewan
ternak itu tidak jauh dari TPA. 

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)
TPA Kaliabu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Puji Astuti
menyatakan bahwa masuknya lalat di permukiman saat ini juga berasal dari kandang
ayam. 

 

“Sedang panen ayam. Saya sudah
minta tolong kabid penataan (DLH) untuk telepon yang punya peternakan,” ujarnya
saat dihubungi beberapa waktu lalu. 

 

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi
tersebut diketahui pihak pengelola peternakan ayam pedaging bersedia menindaklanjuti
permasalahan yang dikeluhkan warga. 

 

Salah satu caranya dengan penyemprotan
dan penaburan pestisida seperti halnya yang dilakukan petugas DLH di TPA Kaliabu.
“Dari pemilik sudah kami panggil dan sepakat untuk menangani bersama-sama,” ucap
Puji.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru