Inda Raya Kritik Penggunaan Simbol Daster dan Bra dalam Aksi Unjuk Rasa di Bawaslu Kota Madiun

- Editorial Team

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis perempuan dan tokoh masyarakat, Inda Raya, kritik pemberian daster dan bra saat unjuk rasa massa di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Jumat (25/10/2024).

Aktivis perempuan dan tokoh masyarakat, Inda Raya, kritik pemberian daster dan bra saat unjuk rasa massa di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Jumat (25/10/2024).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Aktivis perempuan dan tokoh masyarakat, Inda Raya, mengkritik pemilihan simbol daster dan bra dalam aksi protes di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun pada Jumat (25/10/2024).

Menurut Inda, penggunaan simbol-simbol yang erat kaitannya dengan atribut perempuan tidak tepat dan berpotensi memperkuat stereotip negatif yang seharusnya sudah ditinggalkan.

“Daster dan bra sangat lekat dengan identitas perempuan, bahkan bra merupakan benda yang bersifat pribadi. Seharusnya kita bisa lebih cermat dalam memilih simbol yang tidak mengarah pada stereotip gender,” ujar Inda, Sabtu (26/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inda menjelaskan bahwa simbol-simbol yang identik dengan perempuan bisa berdampak negatif, menciptakan bias dan pandangan yang kurang tepat terhadap perempuan, serta mencerminkan pola pikir patriarki yang tidak sesuai dengan perkembangan masyarakat modern saat ini.

“Saya menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan kritik terhadap kinerja penyelenggara pemilu, itu adalah hak setiap warga negara. Namun, kritik tersebut tidak seharusnya menggunakan simbol yang berpotensi merendahkan atau melecehkan identitas gender,” jelas Inda.

Ia berharap ke depannya masyarakat lebih bijaksana dalam memilih simbol saat menyampaikan kritik, terutama yang menyangkut identitas gender tertentu.

Menurut Inda, upaya untuk memperjuangkan kesetaraan gender harus terus didorong, termasuk dalam hal simbol-simbol yang digunakan dalam aksi protes.

“Kita tidak lagi hidup di era patriarki, terutama dalam hal penyampaian kritik atau tuntutan. Mari tetap menjunjung prinsip kesetaraan dan keadilan yang tidak merendahkan identitas atau atribut gender,” tambahnya.

Inda Raya menggarisbawahi pentingnya menghormati keberagaman dan mendorong kebebasan berpendapat tanpa mencederai nilai-nilai kesetaraan yang menjadi pijakan bersama dalam masyarakat modern. (ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru