PA Fraksi dalam Pengambilan Keputusan Raperda APBD 2026, Ketua DPRD : Semua Kritik Demi Kemaslahatan Kota Madiun

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – DPRD Kota Madiun melaksanakan Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan atas Raperda APBD 2026, diawali penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi, Jumat (14/11/2025) malam.

Ketua DPRD Armaya menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mengakomodasi seluruh masukan secara transparan.

Armaya, menyampaikan bahwa seluruh masukan, saran, kritik dan catatan dari delapan fraksi akan menjadi perhatian serius dalam penyempurnaan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi Partai Perindo itu menegaskan bahwa kritik yang muncul bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memastikan arah pembangunan Kota Madiun berjalan tepat sasaran. “Semua saran dan kritik dari fraksi-fraksi itu demi kemaslahatan. Kritik konstruktif harus diterima dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa fungsi pengawasan DPRD akan terus diperkuat, termasuk terkait isu penurunan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Menurutnya, transparansi menjadi prinsip penting dalam keseluruhan proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran. “Kami terbuka sejak perencanaan hingga penganggaran. Eksekusi anggaran ada di ranah eksekutif, sementara kami memastikan kebijakannya jelas dan berpihak pada masyarakat,” kata Yayak, sapaan akrab Armaya.

Yayak juga menyinggung dinamika politik dalam pembahasan APBD. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal wajar, namun semua harus bermuara pada kepentingan publik. “DPRD punya konstituen, Wali Kota juga punya konstituen. Semua harus diselaraskan agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.

Setelah pengambilan keputusan, dokumen Raperda APBD 2026 akan dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dievaluasi. “Jika nanti ada catatan dari provinsi, kami siap memperbaikinya melalui pembahasan di Banggar,” ujarnya.

Paripurna kali ini berlangsung cukup padat. Agenda penyampaian pendapat akhir fraksi hingga pengambilan keputusan dilaksanakan dalam satu rangkaian sidang untuk efisiensi waktu.

Selain persoalan anggaran, DPRD juga menyoroti komponen lain seperti Monitoring Center for Prevention (MCP), pengelolaan sampah, dan peningkatan keterbukaan informasi publik.

Armaya menyebut proyeksi APBD 2026 berada di kisaran Rp1 triliun, namun masih menunggu finalisasi. “Nilainya sekitar satu triliun sekian, tapi pastinya menunggu hasil evaluasi provinsi,” tutupnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki
Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah
Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik
BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung
Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Pasca Dugaan Keracunan MBG di SDN 02 Kanigoro, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Sidak 
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru