Kades Sukosari Madiun Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

- Editorial Team

Rabu, 6 Agustus 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang.

Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang senilai Rp600 juta dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022.

Kepala Kejari Madiun, Oktario Hartawan Achmad, menyatakan bahwa penetapan dilakukan usai Kusno diperiksa selama enam jam pada Rabu (6/8/2025).

Kajari Kabupaten Madiun, Oktario Hartawan Achmad (tengah) berikan keterangan kepada awak media.

Dalam pelaksanaan proyek, Kusno diduga menyerahkan seluruh pekerjaan kepada pihak luar yang tidak memiliki jabatan resmi di desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TPK hanya formalitas, seluruh pekerjaan diserahkan kepada dua orang nonstruktur yang sebelumnya juga telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Oktario.

Penyidik menemukan tiga versi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan perubahan desain proyek tanpa dasar teknis. Audit Kejati Jawa Timur menyebut proyek itu menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Kusno resmi ditahan selama 20 hari ke depan dan dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 
Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi
Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun
Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam
Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja
Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan
Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana
Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Berita Terbaru