Sate Ayam Ponorogo Sudah Ada Sejak Zaman Wengker ?

- Editorial Team

Minggu, 2 Juli 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sate ayam Ponorogo. Foto:instagram.com/alfinazulfa91

NEUMEDIA.ID, PONOROGO – Selain dikenal karena kesenian reog,
Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ternyata memiliki segudang kuliner khas. Salah
satunya, sate ayam yang legendaris dan banyak dijual di seluruh wilayah
Indonesia hingga luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan sate nusantara
pada umumnya, potongan daging kuliner Ponorogo ini tipis dan memanjang. Sebab, teknik
pemotongannya dengan difilet. Ini berbeda dengan makanan serupa dari Madura
yang dipotong kotak menyerupai dadu.

Meski berbeda dari sisi penyajian,
namun sate dari Ponorogo dan Madura memiliki cerita yang terkait. Berdasarkan
ensklopedia dunia di situs Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM),
sate Ponorogo disebut menjadi makanan para warok (tokoh masyarakat/tokoh seni)
di sana.

Maka, sate dimungkinkan lebih
dulu dikembangkan warga Ponorogo sebelum Batoro Katong menjadi bupati pertama
di sana pada abad ke-15. Pada masa ini, Ponorogo masih disebut Wengker.

Suatu hari pada masa itu, Arya
Panoleh, penguasa di Sumenep berkunjung ke rumah Batoro Katong di Ponorogo. Saat
di sana, sang kakak, yaitu Batoro Katong menyuguhi makanan berbahan daging yang
ditusuk lidi dan dibumbui atau sate.

Kala itu, Arya Panoleh sempat
menolak lantaran sate masih asing baginya. Namun, setelah diberitahu oleh
Batoro Katong tentang para pendekar biasa mengonsumsi sate, Arya Panoleh
bersedia mencicipi.

Sate ayam Ponorogo berhasil
memikat Arya Panoleh. Hingga akhirnya, ia membuatnya setelah kembali ke
Sumenep. Hanya saja, bentuk dagingnya seperti bumbu dan bumbunya lebih pedas. Daging
ayam tetap ditusuk dengan lidi.

Merujuk dari asal kate, sate
berasal dari dialek Ponorogo, yaitu sak
biting
(dibaca sak beteng) yang
mempunyai arti satu tusuk.

Kini, sate di Ponorogo terus
mengalami perkembangan. Bahkan, ada terdapat sentra sate terbesar di dunia. Lokasinya
di Gang Sate yang terletak di Jalan Lawu, Gang 1, Ponorogo. Penyematan sentra
sate ini tak lepas dari banyaknya penjual sate Ponorogo di tempat ini. (*/uma/ofi)

 

Berbagai sumber yang diolah

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru
Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan HUT ke-58, Pertegas Transformasi Menuju AI TechCo
Cara Membersihkan Toren Air yang Kotor dan Berlumut
Tomat, Si Merah Segar dengan Segudang Manfaat untuk Tubuh
Indosat Hadirkan Promo dan Kejutan Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2025
Dam Cao, Surga River Tubing di Lereng Gunung Wilis Madiun
Hindari Jenis Makanan Ini Saat Berbuka Puasa, Biar Perut Nggak Mules
Kelompok Pemuda Ini Berhasil Pulihkan Sumber Mata Air di Gunung Bayangkaki Ponorogo

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:02 WIB

DPRD Kota Madiun Dorong Tiga Raperda Inisiatif: Lindungi Tenaga Pendidik, Atur Banpol, Perkuat Trantibum

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:41 WIB

Warga Nambangan Lor Pertanyakan Perizinan Gedung 8 Lantai RSI, DPRD Siap Panggil Manajemen

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:11 WIB

Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur

Senin, 16 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Jadi Berkah, Pedagang Bunga di Pasar Sleko Kebanjiran Order

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:32 WIB

Plt Wali Kota Madiun Enggan Berkomentar Soal Kelanjutan Alih Fungsi TPA Winongo

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:11 WIB

Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi

Senin, 19 Januari 2026 - 17:40 WIB

Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun

Berita Terbaru