Rice Cooker Bakal Dibagi Saat Harga Beras Tinggi, Begini Kata Susi

- Editorial Team

Senin, 9 Oktober 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi rice cooker. Foto: Freepik.com

NEUMEDIA.ID, JAKARTA – Pemerintah
berencana membagikan rice cooker gratis kepada masyarakat. Program itu
sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan
Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peraturan itu ditetapkan Menteri
ESDM Arifin Tasrif pada 26 September 2023 dan mulai berlaku saat tanggal
diundangkan, 2 Oktober 2023. Adapun tujuannya demi menggenjot konsumsi listrik
dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

 

Meski tidak disebutkan spesifik terkait penyediaan rice cooker, namun yang pasti dalam Pasal 1 Permen
ESDM Nomor 11 Tahun 2023 ini disebutkan bahwa “Alat Memasak Berbasis
Listrik yang selanjutnya disebut AML adalah pemanfaatan tenaga listrik untuk
memasak yang berfungsi untuk menanak nasi, menghangatkan makanan, dan mengukus
makanan.”

 

Untuk merealisasikan rencana itu,
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebanyak Rp 347
miliar. Uang dari pos anggaran Kementerian ESDM sebanyak itu untuk menyediakan
500 ribu rice cooker yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.  

 

Untuk penyedia AML, pemerintah
telah menunjuk pihak PT PLN (Persero) serta PLN Batam. Sedangkan  penerima AML diusulkan berdasarkan validasi
kepala desa/lurah masing-masing. Sedangkan pihak yang mendistribusikannya
adalah PT Pos Indonesia atau badan usaha lain. 

 

Rencana pembagian rice cooker
gratis itu menuai reaksi dari eks-Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja
periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti. Ia menyayangkan program tersebut. 

 

“Kenapa hal yang batal tahun lalu
tetap dipaksakan tahun ini?. Bukanlah lebih (baik) anggaran seperti ini fialihkan
(dialihkan,Red) untuk mengurangi/subsidi harga berasnya. Atau berikan dalam
nilai tunai untuk membantu meringankan masyarakat belanja kebutuhan pangannya?,”
tulis Susi melalui akun Twitter-nya @susipudjiastuti yang dikutip Neumedia.id,
Senin (9/10/2023). 

 

Cuitan itu dikomentari sejumlah
warganet. Salah satunya pemilik akun @redyan_syah. “Yang dibutuhkan berasnya,
ini malah dikasih rice cooker percuma kalo gak ada berasnya,” tulisnya. 

 

Rencana pembagian rice cooker gratis
itu memang muncul saat harga beras melonjak hingga sekarang. Sebagian kalangan
mengklaim, kondisi itu dampak dari musim kemarau yang panjang. (**/ofi)

 

 

Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru