![]() |
| Ilustrasi rice cooker. Foto: Freepik.com |
NEUMEDIA.ID, JAKARTA – Pemerintah
berencana membagikan rice cooker gratis kepada masyarakat. Program itu
sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan
Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga.
Peraturan itu ditetapkan Menteri
ESDM Arifin Tasrif pada 26 September 2023 dan mulai berlaku saat tanggal
diundangkan, 2 Oktober 2023. Adapun tujuannya demi menggenjot konsumsi listrik
dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Meski tidak disebutkan spesifik terkait penyediaan rice cooker, namun yang pasti dalam Pasal 1 Permen
ESDM Nomor 11 Tahun 2023 ini disebutkan bahwa “Alat Memasak Berbasis
Listrik yang selanjutnya disebut AML adalah pemanfaatan tenaga listrik untuk
memasak yang berfungsi untuk menanak nasi, menghangatkan makanan, dan mengukus
makanan.”
Untuk merealisasikan rencana itu,
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran sebanyak Rp 347
miliar. Uang dari pos anggaran Kementerian ESDM sebanyak itu untuk menyediakan
500 ribu rice cooker yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Untuk penyedia AML, pemerintah
telah menunjuk pihak PT PLN (Persero) serta PLN Batam. Sedangkan penerima AML diusulkan berdasarkan validasi
kepala desa/lurah masing-masing. Sedangkan pihak yang mendistribusikannya
adalah PT Pos Indonesia atau badan usaha lain.
Rencana pembagian rice cooker
gratis itu menuai reaksi dari eks-Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja
periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti. Ia menyayangkan program tersebut.
“Kenapa hal yang batal tahun lalu
tetap dipaksakan tahun ini?. Bukanlah lebih (baik) anggaran seperti ini fialihkan
(dialihkan,Red) untuk mengurangi/subsidi harga berasnya. Atau berikan dalam
nilai tunai untuk membantu meringankan masyarakat belanja kebutuhan pangannya?,”
tulis Susi melalui akun Twitter-nya @susipudjiastuti yang dikutip Neumedia.id,
Senin (9/10/2023).
Cuitan itu dikomentari sejumlah
warganet. Salah satunya pemilik akun @redyan_syah. “Yang dibutuhkan berasnya,
ini malah dikasih rice cooker percuma kalo gak ada berasnya,” tulisnya.
Rencana pembagian rice cooker gratis
itu memang muncul saat harga beras melonjak hingga sekarang. Sebagian kalangan
mengklaim, kondisi itu dampak dari musim kemarau yang panjang. (**/ofi)
Diolah dari berbagai sumber







