Jokowi : Hilirisasi Sudah Ratusan Kali Saya Sampaikan

- Editorial Team

Jumat, 18 Agustus 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers usai menyampaikan pidato kenegaraan di ke Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2023. Foto:instagram.com/Jokowi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID
Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyampaikan mimpi
besarnya tentang proyek hilirisasi. Tidak hanya  untuk komoditas mentah sumber alam berupa
mineral, namun juga hasil perkebunan, kelautan, serta energi baru dan
terbarukan.


“Hilirisasi sudah ratusan kali,
puluhan kali saya sampaikan,” ujar dia dalam pidato kenegaraannya pada sidang tahunan
MPR dan sidang bersama DPR dan DPD yang dikutip Neumedia.id dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 18
Agustus 2023.


Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut
kata ‘hilirisasi’ sebanyak delapan kali. Ia menyatakan program itu dapat
mempercepat peningkatan perekonomian Indonesia. Tidak hanya di dalam negeri,
namun juga persaingan internasional.


“Hilirisasi
sebagai window opportunity kita untuk
meraih kemajuan karena Indonesia sangat kaya sumber daya alam,” tutur
Jokowi.


Presiden menyatakan dalam jangka
pendek, hilirisasi akan menyebabkan kerugian karena adanya 
penghentian
ekspor produk komoditas mentah. Penghentian ekspor membuat eksportir merugi,
sementara pendapatan negara pun akan berkurang


Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta
tersebut mengingatkan hilirisasi
dalam jangka panjang akan sangat bermanfaat. ”Investasi hilirisasi nikel tumbuh
pesat kini telah ada 43 pabrik pengolahan nikel yang akan membuka peluang kerja
yang sangat besar,” ujar Jokowi.


Program hilirisasi yang digulirkan
Jokowi mendapat kecaman dari beberapa negara lain. Ini seperi Uni Eropa,
Amerika Serikat, hingga Dana Moneter Internasional (IMF) karena buntut larangan
ekspor bijih nikel yang diterapkan Indonesia.


Tidak hanya itu, kritikan dari dalam
negeri atas program hilirisasi ala Jokowi juga muncul dari dalam negeri. Ekonom
senior,
Faisal Basri sempat
mengatakan bahwa hilirisasi nikel di Indonesia hanya menguntungkan
industrialisasi China.


Dia
mengatakan bahwa angka yang disampaikan oleh Presiden Jokowi bahwa Indonesia sukses
meraup Rp 510 triliun dari hilirasi nikel tidak jelas jeluntrungnya. Menurut
Faisal, laba luar biasa akan dinikmati perusahaan smelter nikel yang mendapat
“karpet merah” seperti China.


Negeri
Tiongkok memperoleh status proyek strategis nasional dengan fasilitas luar
biasa dan Peraturan Pemerintah yang dilimpahkan pada Badan Koordinasi Penanaman
Modal (BKPM).


Tidak
hanya itu, Faisal Basri menambahkan bahwa smelter China terbebas dari royalty.
Sedangkan penambang nikel yang merupakan pengusaha nasional masih harus
membayar royalti. Faisal Basri juga menyentil terkait larangan ekspor dan
kebijakan hilirisasi yang beliau rasa ‘ugal-ugalan’.


“Hilirisasi
ugal-ugalan seperti yang diterapkan untuk nikel sangat sedikit meningkatkan
nilai tambah nasional. Nilai tambah yang tercipta dari kebijakan hilirisasi
dewasa ini hampir seluruhnya dinikmati oleh China dan mendukung industrialisasi
di China, bukan di Indonesia,” ucapnya. (**/ofi)

Diolah dari berbagai sumber 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Catat 19.110 Pelanggan
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna PPI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur dan Prasarana
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan
Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru
Rayakan Hari Ibu dan Dukung UMKM Nataru, KAI Daop 7 Madiun Gelar Fashion Batik dan Bazar di Stasiun

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:34 WIB

Hadiri Wayangan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ini Pesan Bupati Madiun Untuk Masyarakat 

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:52 WIB

Dua Raperda Non-APBD Disahkan, DPRD–Bupati Madiun Perkuat Modal dan Payung Hukum BPR

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:33 WIB

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan, Lancarkan Akses Jalan Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:00 WIB

Open Turnamen Lomba Drumband Bupati Cup 2026 di Madiun Diikuti Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

Bentuk Siswa Cerdas dan Berakhlak, SDN Bangunsari 01 Dolopo Andalkan Program SETER CERI

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:04 WIB

Satlantas Polres Madiun Dorong Percepatan Perbaikan Ruas Jalan Surabaya-Madiun

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:02 WIB

Bahana Bersahaja 2026 Perdana Digelar di Desa Karangrejo, Pertanian hingga UMKM Jadi Fokus Pengembangan

Berita Terbaru