Harga Beras Terus Naik, Pemkab Madiun Mulai Gelar Operasi Pasar

- Editorial Team

Selasa, 5 September 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi beras. Foto:freepik.com


NEUMEDIA.ID, MADIUN – Pemerintah
Kabupaten Madiun, Jawa Timur bersama Perum Bulog setempat telah menggelar
operasi pasar untuk menekan kenaikan harga beras yang terus merangkak naik
sejak beberapa waktu terakhir. Penyebabnya dinilai dampak dari masa puncak El
Nino tengah berlangsung sehingga produksi padi petani menurun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha
Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun harga beras jenis premium rata-rata di
pasaran setempat per hari ini,  Rp 13.500
per kilogram. Sedangkan harga beras jenis medium Rp 11.500 per kilogram.

“Operasi pasar sebagai dampak kenaikan harga beberapa hari
ini telah kami gelar di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo pada tangal 3 Agustus
lalu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Hendah
Dwi Wijayani, Senin, 4 September 2023.

Menurut dia, operasi pasar juga
bakal digelar di sejumlah desa yang lain. Ini dilakukan setelah melihat hasil
survey antara Disperdagkop, Bulog dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah tentang
tingkat kebutuhan dan stok beras di suatu wilayah. “Operasi pasar dengan Bulog
sifatnya kondisional,” ujar Hendah.


Disinggung tentang stok beras di
pasaran, ia menyatakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Adapun
jumlahnya sekitar Rp 10 ton rata-rata per hari yang merupakan hasil pengecekan
petugas Disperdagkop-UM di sejumlah pasar tradisional.

Sementara itu, Buyung Nasution,
salah satu pemilik usaha penggilingan padi menyatakan bahwa dirinya tidak
terlalu memusingkan kenaikan harga beras. Sebab, pasokan gabah dari wilayah
Kecamatan Nganjuk tetap tersedia.

Buyung menerima kiriman dari
pedagang asal Nganjuk dalam 3 – 4 hari dengan jumlah 1 hingga 1,5 ton. “Sekarang
pengiriman dan penjualan tetap lancar. Saya menyesuaikan harga saja. Kalau
harga gabah naik, saya jual berasnya juga naik yang penting masih dapat untung
sedikit-sedikit,” ujar dia ditemui di tempat usahanya di Dusun Sumbersoko,
Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. (ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru