Kemarau Panjang, Potensi Kebakaran Hutan di Madiun Tinggi

- Editorial Team

Kamis, 20 Juli 2023 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi kebakaran lahan. Foto : Freepik.com


ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MADIUN  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur mewaspadai kebakaran hutan dan lahan yang potensinya meningkat saat musim kemarau ini. Apalagi, masanya panjang seiring dengan anomali cuaca dampak dari El Nino yang puncaknya diprediksi pada Agustus hingga September mendatang.

“Karena sebagian wilayah kita (Kabupaten Madiun) di kawasan hutan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD setempat Muhammad Zahrowi, Kamis, 20 Juli 2023.

Ia lantas merinci beberapa kecamatan yang memiliki wilayah hutan. Ini seperti Saradan, Gemarang, Kare, Wungu, Dagangan, Dolopo, Wonoasri, dan Pilangkenceng. “Maka, kami di BPBD, jajaran dan relawan menjaga kesiapsiagaan,” ucap mantan Camat Dagangan ini.

Selain potensi kebakaran hutan dan lahan, pihak BPBD juga mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih. Meski pada umumnya hal tersebut jarang terjadi, namun warga dihimbau untuk menggunakan sumber daya air lebih efektif dan sesuai kebutuhan.

“Selama ini yang terjadi hanya berkurangnya debit air, kalau sampai krisis air bersih secara massal belum ada kejadian,” ujarnya.

Adapun titik-titik yang berpotensi mengalami penurunan debit air bersih, seperti Kecamatan Kare, Dagangan, Gemarang, dan Saradan.


Di sisi lain, musim kemarau yang diperiksi berlangsung lama ini juga berdampak pada bidang pertanian. Sebagian tanaman padi petani terserang hama jamur oncom. Akibatnya, jumlah panennya menurun, yakni dari 9 kuintal hingga 1 ton rata-rata per 1.400 meter persegi menjadi 7-9 kuintal. (ofi) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:02 WIB

DPRD Kota Madiun Dorong Tiga Raperda Inisiatif: Lindungi Tenaga Pendidik, Atur Banpol, Perkuat Trantibum

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:41 WIB

Warga Nambangan Lor Pertanyakan Perizinan Gedung 8 Lantai RSI, DPRD Siap Panggil Manajemen

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:11 WIB

Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur

Senin, 16 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Jadi Berkah, Pedagang Bunga di Pasar Sleko Kebanjiran Order

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:32 WIB

Plt Wali Kota Madiun Enggan Berkomentar Soal Kelanjutan Alih Fungsi TPA Winongo

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:11 WIB

Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi

Senin, 19 Januari 2026 - 17:40 WIB

Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun

Berita Terbaru