JADI Desak Gubernur Jawa Timur Tindak Penjualan Seragam oleh Koperasi Sekolah

- Editorial Team

Kamis, 27 Juli 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi seragam SMA/SMK. Foto:instagram.com/grosir_farahijab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, JATIM – Penjualan seragam bagi siswa di SMAN 1
Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dengan harga Rp 2,3 juta
berbuntut demonstrasi. Sejumlah massa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis
Demokrasi Indonesia (JADI) berunjukrasa di depan Kantor Dinas Pendidikan
(Dindik) Jawa Timur di Jalan Genteng Kali, Rabu kemarin, 26 Juli 2023.

Massa menuding penjualan seragam
oleh pihak SMAN 1 Kedungwaru merupakan bentuk dari pungutan liar yang membebani
orang tua/wali murid. Praktik ini bertolak belakang dengan instruksi yang
pernah disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil
Eliastanto Dardak.

Pemimpin Jawa Timur itu melarang
sekolah di wilayahnya melakukan pungutan untuk seragam sekolah. Oleh karena
itu, JADI mendesak Dindik Jawa Timur memberikan tindakan tegas kepada oknum
sekolah yang melakukan pungutan seragam bagi siswa.

Koordinator Lapangan JADI Matluki
menyatakan bahwa mereka menuntut empat hal. Pertama, gubernur harus
mengevaluasi Kepala Dindik dan Kabid SMA Dindik Jawa Timur. Kedua, gubernur dituntut
mencopot Kepala Dindik dan Kabid SMA Dindik Jawa Timur.

Ketiga, pungli terkait dana seragam tidak hanya terjadi di
Tulungagung tapi ada di beberapa SMA dan SMK di Jawa Timur dan kepala dinas
melakukan pembiaran tindakan tersebut. Empat, tangkap siapapun yang terlibat
pungli terkait dana seragam SMA dan SMK yang korupsi.

Menurut Matluki, pihak Dindik Jawa Timur terkesan
menyepelekan dan cenderung bermain-main dalam memberikan pelayanan masyarakat.
Terutama untuk jenjang SMA/SMK lantaran baru merespon setelah dugaan pungutan
liar dengan modus penjualan seragam sekolah viral di media sosial.

“Karena mereka menunggu viralnya
sosmed, dan diangkatnya oleh salah satu oknum. Baru dia bergerak. Sedangkan,
sebelum isu bergerak mereka gak melakukan monitoring kepada kepala sekolah di
Jatim. Iya betul kurang responsif,” ujar Matluki.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan
Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa orang tua atau wali murid diberi
kebebasan untuk mendapatkan pakaian seragam bagi siswa dari pihak manapun.


“Tidak boleh ada paksaan pembelian
seragam melalui koperasi,” ujar dia seperti dikutip Neumedia.id, Selasa, 25 Juli 2023.


Penegasan tersebut
merupakan buntut dari pencopotan Norhadi dari jabatannya sebagai Plt Kepala
SMAN 1 Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Ini terkait penjualan pakaian seragam
bagi siswa baru di sekolah setempat yang dinilai terlalu mahal. Harganya
mencapai Rp 2,3 juta.


Menurut Aries,
pencopotan jabatan itu setelah tim identifikasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Timur menemukan adanya standar operasional prosedur yang tidak dipatuhi SMAN 1
Kedungwaru, Tulungagung. Sebelumnya, isu tersebut telah ramai di media sosial. (**/fek/ofi)

 

Diolah dari berbagai
sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:20 WIB

Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:37 WIB

8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:49 WIB

Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:05 WIB

Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:44 WIB

Siap Amankan Nataru, Polres Magetan Gelar Apel Gabungan Operasi Lilin Semeru 

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:25 WIB

Pastikan Stok dan Harga Sembako Jelang Nataru Aman, Pemkab Magetan Sidak Pasar dan SPBU

Selasa, 11 November 2025 - 13:39 WIB

Tebing Longsor di Poncol Magetan Tewaskan Satu Warga, Jalur Genilangit–Gonggang Sempat Tertutup Total

Rabu, 5 November 2025 - 17:01 WIB

Berawal Utang Piutang hingga Tanah Beralih Nama, Sengketa Keluarga di Magetan Bergulir ke Pengadilan

Berita Terbaru

Kota Madiun

Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK 

Senin, 19 Jan 2026 - 16:15 WIB