Nikuba, Diragukan di Negeri Sendiri dan Diterima di Italia?

- Editorial Team

Selasa, 11 Juli 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aryanto Misel sedang memperhatikan Nikuba hasil karyanya. Foto.instagram.com/nikubahidrogen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID – Nikuba,
alat yang diklaim dapat mengubah air menjadi bahan bakar karya Aryanto Misel,
warga Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat masih hangat diperbincangkan publik. Kehadirannya
menuai kontroversi dari sejumlah kalangan.


Di satu sisi, inovasi ini dinilai menjadi
salah satu solusi dari ketergantungan terhadap bahan bakar. Namun, di sisi lan
masih banyak yang meragukannya. Tak terkecuali para profesor di perguruan
tinggi dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


Anggapan Nikuba dapat menjadi bahan
bakar alternatif telah dipraktikkan Kodam III Siliwangi. Sejumlah motor dinas
Babinsa (Bintara Pembina Desa) telah mengunakan Nikuba.


“Nikuba ini memiliki
fungsi memisahkan antara hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang terkandung di
dalam air (H2O). Hidrogen yang telah terpisah kemudian dialirkan ke dalam ruang
pembakaran dari mesin kendaraan bermotor,” ujar Aryanto dikutip dari situs resmi
TNI Angkatan Darat, Selasa, 11 Juli 2023.


Sementara, Peneliti Madya Pusat Riset
Material Maju BRIN Deni Shidqi Khaerudin menyatakan bahwa Nikuba bukan
penghasil hidrogen sebagai pengganti BBM kendaraan. Namun, hanya untuk
menghemat bahan bakar.


Menurut Deni, konsep yang dipakai di
Nikuba adalah menggunakan HHO (Hidrogen Hidrogen Oksigen) atau gas Brown temuan
dari Yull Brown. HHO memiliki fungsi sebagai penghemat bukan pengganti bahan
bakar.


Dari keraguan pihak BRIN, Aryanto
merasa temuannya yang sudah ‘diracik’ selama tujuh tahun tidak dihargai di
negeri sendiri. Pria yang disebut sebagai profesor tanpa gelar itu berinisiatif
menjual inovasinya ke luar negeri.


Aryanto pun dikabarkan terbang ke Italia
bersama dua petinggi PT Octagon pada 16 Juni 2023. Pangdam Siliwangi Mayjen TNI
Kunto Arief Wibowo disebut mendukung Aryanto untuk mempresentasikan Nikuba ke
Lamborghini, Ferrari, dan Ducati.


Di sana, Aryanto kaget lantaran ada
pegawai BRIN yang tiba-tiba muncul. “Saya sempat kaget, kok ada orang BRIN di sini (Milan). Padahal dulu ‘membantai’ saya
habis-habisan kok tahu-tahu ada di
Milan,”


“Saya kecewa sekali, kalau soal (inovasi)
otomotif yang di Milan itu sangat antusias sekali,” ujar Aryanto.


Dengan respon positif dari pabrikan super car itu, ia merasa tidak lagi
membutuhkan pemerintah untuk menerima Nikuba. “Saya nggak butuh mereka, saya sudah ‘dibantai’ habis,” ungkap Aryanto.


Kepala BRIN Laksana Tri Handoko
menyatakan telah mengetahui tentang Nikuba sejak tahun lalu. Bahkan, ia
menyatakan sudah ada tim yang ditugaskan untuk melihat ke tempat Aryanto. Dari
kunjungan itu diketahui masih perlu dilakukan riset lanjutan.


Menurut Handoko, pihak BRIN menydiakan
fasilitas bagi seluruh periset, mulai dari personal, komunitas, hingga kampus. “Sedang
kami ajak supaya dia bisa dibuktikan secara saintifik. Kalau perlu ada
penyempurnaan, kami akan sempurnakan bersama-sama,” kata dia.


Handoko juga mendukung usaha pembuatan
Nikuba. Hanya saja, masih perlu dikembangkan secara saintifik lantaran masuk
dalam pekerjaan di ranah sains. (**/ofi)

 

Diolah dari berbagai sumber  

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru