Hartini, Sosok Istri Keempat Soekarno Dari Ponorogo yang Nrimo Ing Pandum

- Editorial Team

Selasa, 27 Juni 2023 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hartini istri keempat Soekarno. Foto : wikipedia

NEUMEDIA.ID – Juni dinyatakan sebagai bulan Soekarno. Salah satunya, karena Bung Karno sang proklamator lahir pada 6 Juni 1901 dan meninggal pada 21Juni 1970. 

Sepanjang hayatnya, sosok ‘Putra Sang Fajar’ ini mempunyai cerita yang menarik untuk dikupas.
Soekarno merupakan sosok laki-laki yang penuh karismatik bagi para perempuan. Tak ayal banyak perempuan yang mengaguminya. 
Salah satunya Hartini yang lahir pada 20 September 1924 di Ponorogo, Jawa Timur. Siapakah sebenarnya sosok Hartini?.
Siti Suhartini atau lebih dikenal dengan nama Hartini Chandrawinata adalah istri keempat Presiden pertama RI Soekarno. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara pasangan Osan Murawi dan Mairah. 
Ayahnya merupakan seorang pegawai Departemen Kehutanan yang rutin berpindah kota untuk menjalani tugasnya.
Sebelum menjadi istri Soekarno, Hartini muda sempat menikah dengan seorang laki-laki bernama Soewondo dan bertempat tinggal di Salatiga. 
Namun, mereka bercerai saat Hartini berusia 28 tahun. Ia menjadi janda dengan lima orang anak. 
Kisah asmara antara Hartini dengan Soekarno berlangsung sejak tahun 1952. Ini bermula ketika sama-sama menghadiri peresmian teater terbuka Ramayana di Candi Prambanan. 
Dari pertemuan pertama itu Bung Karno langsung jatuh hati pada pandangan pertama kepada Hartini. Hingga berlanjut pada pemberian sepucuk surat cinta melalui perantara seorang teman.
Setelah menjalin kasih sejak tahun 1952, hingga pada 7 Juli 1953 Soekarno pun akhirnya menikahi wanita asal Ponorogo itu di Istana Cipanas Jawa Barat. Awalnya, pernikahan itu sempat mendapat penolakan dari Fatmawati, istri pertama Soekarno.
Meski telah menjadi istri sah, penyematan ibu negara tetap dipegang oleh Fatmawati. Hartini ikhlas demi menjaga perasaan Fatmawati sebagai istri pertama. Juga, demi kelima anaknya. 
Meski begitu, Hartini tetap mendapatkan tempat istimewa bagi Soekarno. Sebab, ia setia mendampingi hingga detik-detik keruntuhan kepemimpinan suami. Hartini ikut mendampingi Soekarno ketika revolusi berlangsung secara masif.
Perempuan itu juga ikut mendampingi acara kenegaraan di Istana Bogor. Ini seperti menemui Ho Chi Minh, Norodom Sihanouk, Akihito dan Michiko. 
Dari kesetiaannya itu, Hartini dikaruniai dua anak. Mereka adalah Taufan Soekarnoputra dan Bayu Soekarnoputra.
Sejarah mencatat, Hartini telah mengisi paruh kehidupan Soekarno. Dia lambang perempuan Jawa yang setia, nrimo, dan penuh bakti terhadap suami.
Hartini meninggal pada 12 Maret 2002 di Jakarta. Jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak. (*/uma/ofi)
Diolah dari berbagai sumber. 
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru