Gempa di Yogyakarta, 2 Orang Meninggal dan Ratusan Bangunan Rusak

- Editorial Team

Sabtu, 1 Juli 2023 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah warga Yogyakarta rusak akibat gempa yang terjadi Jumat malam (30/6/2023). Sumber Foto : Facebook Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

NEUMEDIA.ID – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,4 yang berpusat di laut selatan Yogyakarta pada Jumat malam, 30 Juni 2023 berdampak hingga ke wilayah Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. 

Berdasarkan catatan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) hingga pukul 05.00 WIB, Sabtu, 11 Juli 2023, wilayah yang terdampak sebanyak 19 kabupaten. 
Adapun rinciannya, empat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Bantul, Sleman, Gunung Kidul, dan Kulon Progo). Kemudian, 12 kabupaten di Jawa Tengah (Tegal, Kebumen, Purbalingga, Wonogiri, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Banyumas, Banjarnegara, Grobogan, Klaten, dan Brebes).
Sedangkan di wilayah Jawa Timur tercatat tiga kabupaten yang terkena dampak gempa, yaitu Trenggalek, Ponorogo, dan Tulungagung. 
Peristiwa itu mengakibatkan dua orang di Yogyakarta dan Bantul meninggal dunia. Selain itu, sedikitnya 20 warga mengalami luka-luka. 
Akibat lain dari gempa tersebut adalah sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman. Ini untuk meminimalisir jatuhnya korban ketika gempa susulan terjadi. Tidak hanya itu, gempa juga mengakibatkan sejumlah infrastruktur bangunan rusak. 
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan bahwa lindu itu terjadi sekitar pukul 19.57 WIB. 
Titik episenter gempa itu terletak pada koordinat 8,63° LS ; 110,08° BT. Lokasi tepatnya di laut pada jarak 81 Km arah Selatan Kota Wates, Yogyakarta pada kedalaman 67 km.
Gempa skala menengah itu terjadi karena aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa itu dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, getaran gempa terasa hingga di sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta. (ofi)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Rabu, 8 April 2026 - 15:03 WIB

DPRD Madiun Gaspol Empat Raperda Kunci, LP2B Jadi Penentu Arah Tata Ruang

Minggu, 5 April 2026 - 18:58 WIB

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom

Kamis, 2 April 2026 - 19:15 WIB

Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Rabu, 1 April 2026 - 18:27 WIB

Ditarget Selesai Juli, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Madiun Baru 18 Persen, Wamen PU Tekan Percepatan Proyek 

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:42 WIB

Bupati Madiun Buka Candimulyo Cup II 2026, Ajang Lahirkan Atlet Voli Berprestasi

Berita Terbaru

Bapenda Kota Madiun menggenjot PAD sejak awal tahun dengan melakukan sinkronisasi, evaluasi, dan optimalisasi pajak serta retribusi daerah pada triwulan I 2026.

Kota Madiun

Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:14 WIB