 |
| Salah satu rumah warga Yogyakarta rusak akibat gempa yang terjadi Jumat malam (30/6/2023). Sumber Foto : Facebook Badan Nasional Penanggulangan Bencana. |
NEUMEDIA.ID – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,4 yang berpusat di laut selatan Yogyakarta pada Jumat malam, 30 Juni 2023 berdampak hingga ke wilayah Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Berdasarkan catatan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) hingga pukul 05.00 WIB, Sabtu, 11 Juli 2023, wilayah yang terdampak sebanyak 19 kabupaten.
Adapun rinciannya, empat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Bantul, Sleman, Gunung Kidul, dan Kulon Progo). Kemudian, 12 kabupaten di Jawa Tengah (Tegal, Kebumen, Purbalingga, Wonogiri, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Banyumas, Banjarnegara, Grobogan, Klaten, dan Brebes).
Sedangkan di wilayah Jawa Timur tercatat tiga kabupaten yang terkena dampak gempa, yaitu Trenggalek, Ponorogo, dan Tulungagung.
Peristiwa itu mengakibatkan dua orang di Yogyakarta dan Bantul meninggal dunia. Selain itu, sedikitnya 20 warga mengalami luka-luka.
Akibat lain dari gempa tersebut adalah sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman. Ini untuk meminimalisir jatuhnya korban ketika gempa susulan terjadi. Tidak hanya itu, gempa juga mengakibatkan sejumlah infrastruktur bangunan rusak.
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan bahwa lindu itu terjadi sekitar pukul 19.57 WIB.
Titik episenter gempa itu terletak pada koordinat 8,63° LS ; 110,08° BT. Lokasi tepatnya di laut pada jarak 81 Km arah Selatan Kota Wates, Yogyakarta pada kedalaman 67 km.
Gempa skala menengah itu terjadi karena aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa itu dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, getaran gempa terasa hingga di sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta. (ofi)