Aryanto Bakal Tawarkan Nikuba Rp 15 Miliar ke Italia

- Editorial Team

Selasa, 11 Juli 2023 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nikuba buatan Aryanto
Misel. Foto.instagram.com/
nikubahidrogen

NEUMEDIA.ID
Aryanto Misel, inovator yang membuat Nikuba tampaknya tengah kecewa dengan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ini buntut dari kesangsian lembaga itu
terhadap alat yang diklaim mampu mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan bermotor tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, Aryanto,warga Lemahabang, Cirebon, Jawa
Barat ini berencana menjual inovasinya itu kepada perusahaan otomotif di Italia.
Perjanjian kerja di bidang otomotif juga telah diteken Aryanto bersama dua
orang yang ikut ke Italia Juni lalu. 
Kedua orang itu merupakan petinggi PT Octagon.


“Saya hanya mendapatkan 1000 Euro, kalau rupiah ya 16 juta. Sama
disenang-senangi,diajak ke sana-kemari. Sebenarnya, tujuan saya kan bukan di
situ,” ujar Aryanto.


“Kalau 1000 Euro saja bisa saya cari di sini, dua minggu
saja dapat. (Nikuba) mau saya jual aja, kalau nggak bubar. Nilainya Rp 15
miliar, tunai,” ucap pria berusia 68 tahun itu.  


Tawar menawar itu belum berakhir. Pihak perusahaan otomotif
di Italia, Aryanto menyatakan bakal berkunjung ke tempat pembuatan Nikuba di
Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat, Agustus mendatang.

Oleh karena itu, Aryanto merasa tidak lagi membutuhkan pemerintah
untuk menerima Nikuba. “Saya nggak
butuh mereka, saya sudah ‘dibantai’ habis,” ungkap Aryanto.


Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyatakan bahwa pihaknya
akan menggelar pertemuan dengan media untuk merespons pernyataan Aryanto.
Pertemuan itu direncanakan Rabu besok, 11 Juli 2023. Kepada media, ia tidak
menjelaskan tentang kemungkinan kerjasama antara BRIN dengan Aryanto.

Handoko menyatakan telah mengetahui
tentang Nikuba sejak tahun lalu. Bahkan, ia menyatakan sudah ada tim yang
ditugaskan untuk melihat ke tempat Aryanto. Dari kunjungan itu diketahui masih
perlu dilakukan riset lanjutan.


Menurut Handoko, pihak BRIN menydiakan
fasilitas bagi seluruh periset, mulai dari personal, komunitas, hingga kampus. “Sedang
kami ajak supaya dia bisa dibuktikan secara saintifik. Kalau perlu ada
penyempurnaan, kami akan sempurnakan bersama-sama,” kata dia.


Handoko juga mendukung usaha pembuatan
Nikuba. Hanya saja, masih perlu dikembangkan secara saintifik lantaran masuk
dalam pekerjaan di ranah sains. (**/ofi)


 

Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Berita Terbaru