Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

- Editorial Team

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026 ternyata dibuat di Kabupaten Madiun. Foto istimewa

Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026 ternyata dibuat di Kabupaten Madiun. Foto istimewa

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Siapa sangka, bola yang digunakan para bintang sepak bola dunia pada Piala Dunia 2026 ternyata berasal dari sebuah kawasan industri di Kabupaten Madiun. Tepatnya diproduksi di PT Global Way Indonesia (GWI), Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng.

Perusahaan tersebut kembali mendapat kepercayaan untuk memproduksi bola resmi Piala Dunia bertajuk Trionda, melanjutkan kiprahnya setelah sebelumnya mengerjakan Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar.

Perwakilan PT GWI, Rina, memastikan seluruh proses produksi Trionda di fasilitas Madiun telah tuntas. Bola tersebut bahkan sudah mulai digunakan dalam pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, produksinya sudah selesai karena bolanya sudah dipakai untuk pertandingan,” kata Rina saat dikonfirmasi.

Menurutnya, proyek Trionda menjadi kali kedua pabrik PT GWI di Kabupaten Madiun dipercaya menggarap bola resmi Piala Dunia. Meski demikian, pengalaman perusahaan dalam memproduksi bola untuk turnamen sepak bola terbesar di dunia telah dimulai jauh sebelum operasional pabrik berada di Madiun.

“Kalau untuk pabrik di Madiun memang baru kedua kalinya. Tapi perusahaan sudah lama memproduksi bola Piala Dunia sejak sebelum pindah ke sini,” ujarnya.

Rina menambahkan, perusahaan tidak dapat membeberkan lebih jauh mengenai proses produksi. Sebagai mitra manufaktur Adidas, seluruh informasi yang berkaitan dengan produk harus disampaikan melalui jalur komunikasi resmi sesuai kebijakan perusahaan.

Terpisah, Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat dikonfirmasi mengaku bangga bola yang digunakan untuk event sepak bola terakbar se-jagad raya dibuat di Kabupaten Madiun.

“Itu kebanggaan bagi kami. Tidak hanya bola, sepatu juga begitu. Sepatunya dari kita, kemarin kita sudah ekspor,” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Rabu (1/7/2026) malam.

Trionda bukan sekadar bola pertandingan biasa. Namanya merupakan perpaduan kata “tri” dan “onda” atau tiga gelombang dalam bahasa Spanyol, sebagai simbol kebersamaan tiga negara penyelenggara Piala Dunia 2026, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Bola ini mengusung perpaduan warna merah, hijau, dan biru yang terinspirasi dari identitas ketiga negara tersebut. Dari sisi teknologi, Trionda menjadi bola Piala Dunia pertama yang menggunakan empat panel utama sehingga menghasilkan karakter terbang yang lebih stabil dan presisi.

Di bagian dalamnya juga disematkan teknologi Connected Ball berupa sensor yang mampu mengirimkan data pergerakan secara real time. Teknologi itu mendukung sistem offside semiotomatis sekaligus membantu perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan.

Keterlibatan PT Global Way Indonesia dalam produksi Trionda kembali menegaskan bahwa kualitas manufaktur Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Dari Kabupaten Madiun, sebuah bola yang akan menjadi pusat perhatian miliaran pasang mata di seluruh dunia lahir sebelum akhirnya menggelinding di stadion-stadion Piala Dunia 2026. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir
Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset
Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub
Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur
Opening Sepasma Wilayah Tengah Meriah, Bupati Madiun Dorong UMKM Bangkit dan Budaya Lokal Tetap Lestari
Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja
Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 
SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru