Sidak DPRD Temukan Rembesan Air di Proyek Rp1,8 Miliar SMPN 2 Nglames

- Editorial Team

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono menunjukkan temuan rembesan air pada dinding bangunan saat sidak di SMPN 2 Nglames yang direnovasi, Rabu (7/1/2026).

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono menunjukkan temuan rembesan air pada dinding bangunan saat sidak di SMPN 2 Nglames yang direnovasi, Rabu (7/1/2026).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menemukan rembesan air pada tembok bangunan proyek rehabilitasi SMP Negeri 2 Nglames senilai Rp1,8 miliar saat inspeksi mendadak (sidak), Rabu (7/1/2026). Temuan tersebut memicu sorotan terhadap kualitas pekerjaan proyek yang bersumber dari APBD.

Rembesan air terlihat pada salah satu bagian tembok bangunan sekolah. Namun, berdasarkan laporan konsultan pengawas, permasalahan itu disebut telah ditangani dan disebabkan oleh kebocoran talang air.

“Sudah diperbaiki. Ini menjadi catatan agar ke depan lebih diperhatikan. Meski demikian, secara umum hasil pekerjaannya cukup baik,” ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain SMP Negeri 2 Nglames, Komisi D juga melakukan sidak ke SMP Negeri 2 Mejayan dan SMP Negeri 1 Kebonsari. Ketiga sekolah tersebut dipilih karena memiliki nilai anggaran proyek pembangunan dan rehabilitasi yang tergolong besar.

Djoko menegaskan, sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan legislatif, bukan karena adanya laporan khusus atau indikasi penyimpangan tertentu.

“Ini murni tugas pengawasan kami setelah proyek selesai dikerjakan. Kami ingin memastikan hasilnya benar-benar sesuai perencanaan dan anggaran yang telah digelontorkan,” tegasnya.

Menurut Djoko, secara umum pelaksanaan proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah berjalan sesuai kontrak dan tidak melewati batas waktu pengerjaan. Kendati demikian, Komisi D tetap mencatat sejumlah temuan minor yang perlu mendapat perhatian agar tidak terulang.

“Sidak kali ini dilakukan secara sampling karena keterbatasan waktu, dengan fokus pada proyek bernilai anggaran besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indro Karyoto, membenarkan bahwa hanya tiga sekolah yang menerima proyek dengan nilai kontrak di atas Rp1 miliar.

“Yang di atas Rp1 miliar memang hanya tiga sekolah, yakni SMP Negeri 2 Mejayan, SMP Negeri 2 Nglames, dan SMP Negeri 1 Kebonsari. Total anggaran untuk 11 lembaga sekitar Rp10 miliar,” jelas Nur Arif.

Ia menambahkan, seluruh proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam
Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja
Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan
Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana
Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 
Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru
Peringatan Hari Kartini, Bupati Madiun Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis
Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Selasa, 21 April 2026 - 10:37 WIB

Peringatan Hari Kartini, Bupati Madiun Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Berita Terbaru