Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

- Editorial Team

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Gelaran Sepasma (Sepasar Ing Madiun) Wilayah Tengah di Lapangan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, tak hanya menghadirkan hiburan dan bazar UMKM. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026) itu juga diwarnai sesi Bincang Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang menjadi ruang dialog antara pemerintah, pelaku usaha, dan insan kreatif.

Mengusung tema “Ekonomi Kreatif Membangun Embrio One Village One Creative Hub”, forum tersebut menghadirkan Kabid Pemasaran Wisata Disparpora Kabupaten Madiun Dian Widayanti, owner Bluder Akbar Moh Faizal Mabruri, serta pemilik U2 Java Studio, Rere Esti Rianingtias, yang selama ini aktif mewakili Kabupaten Madiun dalam berbagai event seni tingkat nasional.

Puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Madiun, Kare, Wungu, Sawahan, dan Wonoasri mengikuti diskusi dengan antusias. Forum berlangsung interaktif. Para peserta menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari pemasaran, branding, digitalisasi usaha, akses permodalan, hingga pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Pemasaran Wisata Disparpora Kabupaten Madiun, Dian Widayanti, mengatakan konsep One Village One Creative Hub diharapkan mampu mendorong setiap desa menggali dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki.

“Kabupaten Madiun memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat beragam. Melalui forum seperti ini kami ingin mendorong setiap desa memiliki identitas dan pusat kreativitasnya sendiri. Ketika potensi lokal dikembangkan secara bersama-sama, dampaknya tidak hanya pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata daerah,” ujarnya.

Sementara itu, owner Bluder Akbar, Moh Faizal Mabruri, mengajak pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan tidak takut bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

“Produk yang baik harus dibarengi dengan kualitas yang konsisten, kemasan yang menarik, serta pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman. Peluang UMKM Kabupaten Madiun sangat besar, asalkan terus mau belajar, berkolaborasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Di sisi lain, Rere Esti Rianingtias menilai seni dan budaya merupakan bagian penting dari ekonomi kreatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Seni dan budaya bukan hanya warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga aset ekonomi. Ketika pelaku seni, UMKM, dan pemerintah berkolaborasi, akan lahir produk-produk kreatif yang memiliki identitas khas Kabupaten Madiun dan mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Melalui Bincang Ekraf tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap lahir embrio One Village One Creative Hub, yakni setiap desa mampu menjadi pusat kreativitas berbasis potensi lokal. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru