Sadarestuwati Sindir Keras Kader PDIP Menyebrang: Mereka Kader Karbitan, Gampang Diiming-imingi!

- Editorial Team

Senin, 21 April 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Sadarestuwati.

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Sadarestuwati.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Fenomena sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belakangan memilih menyeberang ke partai lain mendapat sorotan tajam dari elite DPP PDIP.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Sadarestuwati, bahkan tak segan menyebut mereka sebagai kader karbitan—bukan pejuang sejati partai, melainkan pendatang instan yang lemah secara ideologis.

“Rata-rata mereka itu kader karbitan. Tidak mulai dari bawah. Ketika mau mencalonkan diri, baru nyelonong masuk partai. Mereka gampang goyah, apalagi kalau diiming-imingi jabatan atau anggaran,” sindir Sadarestu di Kantor DPC PDIP Kabupaten Madiun, Senin (21/4/2025), saat menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut anggota Komisi VI DPR RI ini, fenomena “loncat pagar” itu bukan hanya karena tekanan, tapi juga bujukan manis dari pihak luar, termasuk partai penguasa maupun oknum pemerintahan. Ia menilai lemahnya mental dan keimanan kader terhadap ideologi partai sebagai akar masalah.

“Karena itulah, sekolah partai itu krusial. Bukan sekadar formalitas, tapi mencetak kader yang tangguh, berani, dan tidak mudah disandera oleh kekuasaan atau kepentingan pribadi,” tegasnya.

Lebih jauh, Sadarestuwati mengingatkan pesan keras dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Bahwa seorang kader sejati harus bersih—tidak mencuri, tidak melanggar aturan, dan tidak meninggalkan ideologi.

“Ketika kader menjabat tanpa tersandera kasus, tanpa aib, mereka akan berani. Berani membela rakyat. Tapi kalau sejak awal sudah lemah, ya akhirnya berpikir untuk selamatkan diri sendiri, bukan rakyat,” sentilnya.

Fenomena kader PDIP yang menyebrang menurutnya telah terjadi di banyak daerah, termasuk Jawa Timur. Untuk itu, Sadarestu memastikan DPP akan melakukan evaluasi serius.

“Ini jadi pekerjaan rumah besar. Maka kembali lagi: kaderisasi dan sekolah partai adalah jawabannya. Untuk calon kepala daerah pun harus dikader, bukan asal rekrut. Supaya tidak lagi terjadi pengkhianatan ideologi demi kekuasaan,” pungkasnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hadapi Bank Jatim, Sparta Pena Siapkan Strategi Khusus, Manajer : Pokoknya Ada 
Pesta Gol di Laga Perdana, Sparta Pena Bidik Korban Berikutnya: Bank Jatim!
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Madiun Support Eleva Fun Run 2026
Kabupaten Madiun Raih WTP Ke-13, DPRD Ingatkan Rekomendasi BPK Segera Ditindaklanjuti

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru