Kawasan Industri dan Pelatihan, Jurus Ampuh Pemkab Madiun Atasi Pengangguran

- Editorial Team

Selasa, 3 Juni 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto memantau pelatihan menjahit Upper sepatu di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Selasa (3/6/2025).

Bupati Madiun Hari Wuryanto memantau pelatihan menjahit Upper sepatu di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Selasa (3/6/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun punya jurus ampuh untuk menurunkan angka pengangguran yang masih menjadi tantangan serius. Yakni, melalui program pelatihan kerja terarah dan berkelanjutan serta keberadaan kawasan industri yang sesuai regulasi. Dengan dua strategi tersebut diyakini ribuan warga terserap ke dunia industri dalam waktu dekat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pengentasan pengangguran merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Madiun mencapai sekitar 16.800 orang atau 4,6 persen.

“Jika tidak ditangani secara serius, angka ini akan terus meningkat. Maka dari itu, kami membangun sinergi dengan lembaga-lembaga pelatihan kerja dan menyiapkan ekosistem yang mendukung masuknya investasi,” ungkap Mas Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun, usai memantau pelatihan menjahit Upper sepatu di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Selasa (3/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi mendampingi Bupati Madiun Hari Wuryanto mengecek pelatihan menjahit upper sepatu di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Selasa (3/6/2025).

Bupati menyampaikan bahwa keberadaan Kawasan Industri di wilayah Kabupaten Madiun akan menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan lapangan kerja baru. “Regulasi dan lokasi Kawasan Industri sudah kami tetapkan sesuai ketentuan. Dengan dukungan infrastruktur seperti jalan tol dan akses transportasi yang strategis, kami optimistis sektor industri akan berkembang pesat dan mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak media massa untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi positif terkait pertumbuhan investasi. Salah satu industri yang saat ini dalam tahap persiapan adalah pabrik sepatu berskala besar yang telah mengantongi izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pabrik ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Langkah konkret pengurangan pengangguran tersebut diwujudkan melalui tiga jenis pelatihan kerja yang saat ini tengah digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun.

Peserta pelatihan meneriakkan yel-yel pembakar semangat.

Kepala Disnakerin, Imam Nurwedi, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada tiga sektor: calon pekerja migran Indonesia (CPMI), teknik pengelasan, dan keterampilan menjahit sepatu. “Ketiga program ini merupakan arahan langsung dari Pak Bupati, dengan tujuan menurunkan pengangguran sekaligus menekan angka kemiskinan,” ujar Imam.

Sebanyak 16 CPMI tengah dilatih sebagai calon perawat lansia, dengan penempatan kerja di Taiwan dan Hongkong pada Agustus 2025 mendatang. Di sisi lain, pelatihan teknik pengelasan diikuti oleh 40 peserta yang telah dipetakan untuk diserap ke industri di Gresik, Semarang, dan Madiun. “Semua peserta sudah mendapatkan penempatan kerja. Ini capaian yang menggembirakan,” tambahnya.

Pelatihan menjahit sepatu juga tengah berlangsung dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Mereka disiapkan untuk langsung masuk ke industri sepatu yang kini mulai tumbuh di wilayah Kabupaten Madiun.

Imam menekankan bahwa program pelatihan ini berbasis kebutuhan dunia kerja, sehingga peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Pemerintah daerah menargetkan seluruh peserta terserap sepenuhnya dalam dunia kerja.

Berdasarkan data sebelumnya pada September 2024, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Madiun tercatat mencapai 19.000 orang atau sekitar 4,34 persen. Namun, dengan berbagai program strategis yang sedang digencarkan, pemerintah optimistis angka tersebut akan menurun secara signifikan.

“Melalui pelatihan berbasis industri dan kerja sama multipihak, kami yakin angka pengangguran dapat ditekan dalam skala besar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Imam Nurwedi. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun
Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias
Sepasma 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Budaya dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:07 WIB

Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru