KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Jalur Talun–Garum

- Editorial Team

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengambil langkah tegas untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Satu perlintasan sebidang liar di Km 113+3/4, petak jalan antara Stasiun Talun–Garum, Blitar, resmi ditutup setelah dinilai membahayakan keselamatan publik.

“Penutupan ini merupakan komitmen nyata KAI dalam menekan potensi kecelakaan di jalur perlintasan tanpa izin resmi,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, di Madiun, Selasa (7/10/2025).

Menurut Zainul, perlintasan liar menjadi salah satu titik rawan kecelakaan karena tidak dilengkapi sistem pengamanan sesuai standar, seperti rambu, palang pintu, dan petugas jaga. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menutup 10 titik perlintasan liar dari target 15 titik yang direncanakan tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, masyarakat dilarang keras membuka jalan tembus, mendirikan bangunan, atau menanam pohon tinggi di area jalur kereta api karena dapat mengganggu pandangan masinis dan mengancam keselamatan perjalanan KA.

Larangan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, dengan ancaman pidana penjara maksimal satu tahun atau denda hingga Rp100 juta bagi pelanggarnya.

“Kami berharap masyarakat tidak nekat melintas di jalur yang sudah ditutup. Jalan pintas mungkin lebih cepat, tapi keselamatan jauh lebih berharga,” tegasnya.

Selain penutupan, KAI Daop 7 Madiun juga terus menggencarkan sosialisasi keselamatan di sekitar jalur rel, termasuk edukasi kepada pelajar dan warga agar hanya menggunakan perlintasan resmi yang dilengkapi fasilitas pengaman.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan di masyarakat. Jangan anggap sepele risiko di perlintasan liar,” pungkas Zainul. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 
Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru