Kabid Pembinaan SD Tinjau SDN Bukur 02, Atap Kelas Ambrol Tertimpa Pohon

- Editorial Team

Selasa, 6 Mei 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indrokaryoto meninjau kondisi SDN Bukur 02, Selasa (6/5/2025).

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indrokaryoto meninjau kondisi SDN Bukur 02, Selasa (6/5/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indrokaryoto, meninjau langsung kondisi SDN Bukur 02, Kecamatan Jiwan, yang mengalami kerusakan pada atap ruang kelas 6 akibat tertimpa pohon. Kerusakan tersebut tergolong sedang, dengan estimasi perbaikan membutuhkan sekitar 35 meter genteng dan perbaikan pada bagian reng atap.

“Kerusakannya sedang, genteng sekitar 35 meter dan reng atapnya yang paling parah. Usuknya masih bisa digunakan, karena hanya lepas pangku saja,” ujar Arif saat di lokasi, Selasa (6/5/2025).

Arif menjelaskan, idealnya diperlukan pembangunan ruang kelas baru. Namun, kondisi lahan yang terbatas menjadi kendala. “Sebenarnya ini butuh ruang kelas baru, tapi lahannya terbatas. Kalau pun dibangun lagi, mungkin harus bertingkat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain keterbatasan lahan, status aset tanah juga menjadi penghambat. Arif menyebutkan bahwa lahan SDN Bukur 02 masih berstatus hak pakai milik desa, bukan pemerintah daerah. Hal ini membuat Dinas Pendidikan tidak bisa melakukan pembangunan atau rehabilitasi besar.

“Kalau mau rehab atau pembangunan, status tanahnya harus menjadi hak pakai milik pemerintah daerah. Karena sekarang masih milik desa, jadi belum bisa kami prioritaskan,” tegasnya.

Meski begitu, Arif memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kerusakan akibat bencana tersebut dengan berkoordinasi bersama BPBD dan membuat laporan kerusakan. Ia juga menyebutkan bahwa secara keseluruhan, terdapat lebih dari 400 ruang kelas di Kabupaten Madiun yang mengalami kerusakan sedang dan 385 lainnya dalam kondisi rusak berat.

“Kerusakan terbanyak memang di bagian atap, karena konstruksi yang sudah tua atau akibat rayap. Tahun ini, kami hanya bisa merehabilitasi 15 sekolah karena keterbatasan anggaran,” tambah Arif.

Terkait potensi regrouping sekolah, Arif menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan sedang melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang memungkinkan untuk digabung, terutama yang satu lokasi atau berdekatan. Tujuannya adalah efisiensi serta mengurangi risiko kerusakan yang lebih parah.

“Ini masih dalam tahap pendataan. Kami akan berkoordinasi dengan pengawas untuk menentukan sekolah mana yang memungkinkan dilakukan regrouping,” tutupnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru