Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

- Editorial Team

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Setelah menjadi sorotan tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun dalam rapat paripurna sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp210,94 miliar.

Penjelasan tersebut disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam jawabannya, Hari Wuryanto menjelaskan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,172 triliun atau 102,87 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp448,25 miliar atau 102,27 persen, sementara pendapatan transfer mencapai Rp1,723 triliun atau 103,03 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, capaian tersebut didorong oleh optimalisasi penerimaan pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan transfer dari pemerintah.

Menjawab pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, dan PKS terkait tingginya SILPA, Bupati menjelaskan bahwa angka Rp210,94 miliar berasal dari surplus pendapatan daerah sebesar Rp60,65 miliar dan efisiensi belanja serta transfer sebesar Rp150,17 miliar.

Efisiensi tersebut berasal dari dana block grant sekitar Rp61,2 miliar, specific grant Rp61,56 miliar, dan dana BLUD sebesar Rp27,4 miliar.

Selain itu, realisasi belanja pegawai hanya mencapai 93,13 persen karena adanya dana THR dan gaji ke-13 tunjangan profesi guru sebesar Rp25 miliar yang baru diterima pada akhir tahun sehingga belum dapat direalisasikan. Sementara belanja modal terealisasi 85,26 persen akibat sisa kontrak pekerjaan, perubahan petunjuk teknis, efisiensi hasil tender, keterbatasan waktu pelaksanaan, hingga adanya kegiatan yang akhirnya dibiayai pemerintah pusat.

Hari Wuryanto menegaskan, penjelasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah atas berbagai catatan yang sebelumnya disampaikan fraksi-fraksi DPRD.

“Kami menghargai seluruh masukan, kritik, dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Melalui jawaban ini, pemerintah daerah ingin memberikan penjelasan secara terbuka bahwa SILPA Tahun Anggaran 2025 bukan semata-mata menunjukkan rendahnya kinerja belanja, tetapi dipengaruhi oleh surplus pendapatan serta efisiensi anggaran yang dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Ia menambahkan, seluruh masukan DPRD akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan APBD pada tahun-tahun mendatang.

“Ke depan, seluruh masukan DPRD akan menjadi bahan evaluasi agar perencanaan dan pelaksanaan APBD semakin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen mengoptimalkan setiap rupiah anggaran untuk mendukung pembangunan, mempercepat penyelesaian program prioritas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Selain menjawab persoalan SILPA, Bupati juga merespons berbagai masukan fraksi terkait program Zero Jalan Berlubang, pemerataan tenaga guru, kesejahteraan PPPK paruh waktu, penghasilan perangkat desa, percepatan investasi, pengembangan pariwisata, penurunan angka kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga upaya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Jawaban eksekutif tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan DPRD sebelum Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025 ditetapkan menjadi peraturan daerah. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Walikota Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027, DPRD Kota Madiun Siap Kawal Anggaran Demi Masyarakat
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru