DPRD Kabupaten Madiun Dukung Penguatan Peran PPL untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

- Editorial Team

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, di Kantor Kecamatan Mejayan, Sabtu (7/2/2026), yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono.

Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara para PPL se-Kabupaten Madiun dengan para pemangku kebijakan. Dalam suasana interaktif dan konstruktif, para PPL menyampaikan berbagai masukan strategis, mulai dari kebutuhan peningkatan tunjangan operasional, perbaikan kondisi gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), hingga penyesuaian rasio jumlah PPL dengan desa binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menyampaikan bahwa DPRD memandang peran PPL sangat vital dalam mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Madiun. Oleh karena itu, penguatan fungsi penyuluhan menjadi perhatian bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.

“PPL adalah mitra strategis petani. DPRD Kabupaten Madiun mendukung langkah-langkah penguatan kapasitas, fasilitas, dan sistem kerja penyuluh agar pendampingan kepada petani berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Fery.

Fery juga menekankan pentingnya sinergi lintas pemerintahan, terutama setelah PPL secara kelembagaan berada langsung di bawah Kementerian Pertanian. Menurutnya, perubahan status tersebut perlu diikuti dengan dukungan sarana prasarana dan kebijakan yang berpihak pada efektivitas kerja PPL di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Sadarestuwati menjelaskan bahwa sejak Januari 2026, PPL telah berstatus sebagai tenaga vertikal Kementerian Pertanian. Dengan status tersebut, ia berharap fasilitas kerja, operasional, serta sistem pendukung lainnya dapat ditingkatkan secara bertahap.

“Penyuluh yang didukung sarana memadai akan lebih optimal dalam mendampingi petani dan memperkuat ketahanan pangan, baik di daerah maupun nasional,” jelas Sadarestuwati.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi PPL Kabupaten Madiun melalui forum-forum resmi di tingkat pusat, termasuk rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan Kementerian Pertanian.

“Ini akan saya sampaikan dalam rapat kerja dengan kementerian maupun rapat dengar pendapat dengan pejabat eselon I. Meski bertahap, paling tidak sebagian bisa direalisasikan pada 2026,” pungkasnya.

Usai kegiatan sosialisasi, Sadarestuwati bersama Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono melakukan penanaman pohon di halaman belakang Kantor Kecamatan Mejayan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pertanian berkelanjutan. Keduanya juga meninjau langsung pemanfaatan pekarangan yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT), yang dinilai sebagai contoh konkret penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPRD Kabupaten Madiun menegaskan perannya sebagai lembaga perwakilan rakyat yang responsif terhadap kebutuhan sektor pertanian. Dukungan terhadap penguatan PPL diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian, menjaga ketahanan pangan daerah, serta berkontribusi pada pencapaian swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (ant/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru