Sarasehan Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Bupati dan Wabup Madiun Serap Aspirasi Warga dan Tekankan Guyup Rukun 

- Editorial Team

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo serap aspirasi dari masyarakat melalui sarasehan Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Selasa (10/2/2026) malam.

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo serap aspirasi dari masyarakat melalui sarasehan Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Selasa (10/2/2026) malam.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam Sarasehan Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Selasa (10/2/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis itu menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan di tingkat desa, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Hari Wuryanto menegaskan, Bahana Bersahaja bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat. “Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Dengan turun ke desa, kami bisa mengetahui persoalan riil di lapangan. Yang terpenting, mari kita terus jaga guyup rukun demi kemajuan Kabupaten Madiun,” ujar Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan masyarakat hadiri sarasehan Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Selasa (11/2/2026) malam.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan agar lebih tepat sasaran.

Senada, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyebut pendekatan dialog langsung seperti ini efektif untuk mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Komunikasi terbuka seperti ini penting agar persoalan bisa segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Pemerintah harus hadir dan responsif,” tegasnya.

Dalam sarasehan tersebut, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan, dukungan bagi pelaku UMKM, hingga peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan. Aspirasi itu langsung ditanggapi oleh Bupati dan Wabup bersama jajaran perangkat daerah yang turut hadir.

Tak hanya menjadi forum dialog, Sarasehan Bahana Bersahaja juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat serta sosialisasi perpajakan guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan hiburan, mulai dari atraksi pencak silat, tari-tarian tradisional, hingga penampilan seniman kondang Abah Kirun yang mengundang antusiasme warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur RSUD dan BUMD, Camat Balerejo, kepala desa se-Kecamatan Balerejo, serta ribuan masyarakat sekitar yang memadati lokasi acara.

Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah bersama masyarakat itu mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam membangun komunikasi yang terbuka dan partisipatif. Melalui Bahana Bersahaja, pemerintah memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan lahir dari kebutuhan riil masyarakat di tingkat bawah.

Forum Bahana Bersahaja dinilai menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus merasakan kehadiran pemerintah daerah secara nyata.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya membangun dengan pendekatan partisipatif, memastikan setiap kebijakan lahir dari kebutuhan riil masyarakat. (ant/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru