Tiga Kereta Api dari Bandung ke Surabaya dan Malang Terlambat 100 Menit

- Editorial Team

Jumat, 5 Januari 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEUMEDIA, MADIUN – PT Kereta Api atau KAI mencatat tiga kereta api jarak jauh yang melintasi Daop 7 Madiun dari Bandung menuju Surabaya dan Malang, Jawa Timur mengalami keterlambatan perjalanan. Keterlambatan itu tercatat hingga pukul 16.00 WIB, Jumat (5/1/2024).

Molornya perjalanan kereta ini dampak dari
kecelekaan kereta Turangga relasi Surabaya – Bandung dengan Comuterline Bandung Raya relasi Padalarang – Cicanglengka, pagi tadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pola operasi perjalanan kereta diubah karena proses evakuasi dan normaliasi jalur yang dijalankan petugas. Hingga berita ini ditulis, petak jalan Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka dikabarkan belum dapat dilewati.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo menyampaikan bahwa tiga kereta yang mengalami keterlambatan perjalanan
itu adalah Argo Wilis rute Bandung – Surabaya Gubeng.

Kemudian, Kereta Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng, dan kereta tambahan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng. “Rata rata keterlambatannya mencapai 100 menit,” ujarnya.

Karena keterlambatan itu, Kuswardojo mengatakan bahwa pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api. KAI bersama seluruh stakeholder terus berupaya sebaik mungkin untuk dapat segera menormalkan jalur KA dan operasional kereta api.

“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. KAI terus berupaya untuk mengurangi kelambatan yang terjadi sehingga perjalanan kereta api dapat kembali normal,” terang Kuswardojo.

PT KAI juga memberikan kompensasi atas keterlambatan kedatangan KA kepada pelanggan. Service recovery sesuai dengan aturan yang berlaku dan kompensasi pengembalian bea tiket sebesar 100 persen juga diberikan. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru