YGSN Bagikan 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Pemkab Madiun Siap Dukung Transportasi Ramah Lingkungan

- Editorial Team

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua YGSN Nanik S. Deyang, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono dan jajaran Forkopimda menjajal becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Minggu (8/2/2026).

Wakil Ketua YGSN Nanik S. Deyang, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono dan jajaran Forkopimda menjajal becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Minggu (8/2/2026).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) membagikan 200 unit becak listrik produksi PT Pindad kepada tukang becak di Kabupaten Madiun dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Kecamatan Mejayan, Minggu (8/2/2026).

Penyaluran ini merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya 51 unit becak listrik dibagikan pada tahun 2024.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nanik S. Deyang, mengatakan penyaluran becak listrik di Kabupaten Madiun merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan tukang becak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini tahap lanjutan. Sebelumnya sudah 51 unit, sekarang ditambah 200 unit produksi PT Pindad. Insyaallah akan berlanjut ke tahap berikutnya,” ujar Nanik, Minggu (8/2/2026).

Serah terima becak listrik kepada penerima di Pendopo Ronggo Djoemeno, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, penerima becak listrik sementara ini diprioritaskan bagi tukang becak lansia, khususnya yang berusia di atas 60 tahun. “Yang tua-tua dulu kita dahulukan,” katanya.

Nanik menegaskan bahwa penerima bantuan harus merupakan tukang becak aktif. Proses verifikasi dilakukan melalui pendataan dari tingkat bawah. “Ada pendataan melalui dinas terkait dan YGSN. Dilakukan survei, dicek KTP, kondisi rumah, profesi, hingga keanggotaan organisasinya,” jelasnya.

Secara nasional, program becak listrik telah menyalurkan sekitar 11.500 unit ke berbagai daerah dan masih akan terus bertambah. “Kami telah memesan tambahan sekitar 70.000 unit ke PT Pindad. Tahun 2026 direncanakan akan diluncurkan lagi sekitar 25.000 unit. Program ini ditargetkan berjalan hingga 2028,” kata Nanik.

Dari sisi spesifikasi, becak listrik produksi PT Pindad disebut mengalami peningkatan kualitas dibanding generasi sebelumnya. “Bannya lebih besar dan kuat, seluruhnya berbasis listrik. Harga sebelumnya sekitar Rp15 juta, sekarang Rp22 juta, dengan kualitas yang lebih baik dan lebih ringan. Becak ini juga tidak diperjualbelikan,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Nanik S. Deyang bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, jajaran Forkopimda, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut menjajal becak listrik dengan berkeliling Alun-alun Caruban. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat langsung kenyamanan dan kesiapan becak listrik sebelum digunakan oleh masyarakat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengaku terkesan setelah mencoba langsung becak listrik tersebut. “Tidak bising dan suspensinya sangat nyaman, rasanya seperti naik mobil,” ujarnya.

Pemkab Madiun, lanjut Bupati, siap mendukung keberlanjutan program dengan menyediakan fasilitas pengisian daya di sejumlah titik publik. “Pengisian listrik akan disediakan di tempat-tempat umum agar pengemudi tidak kesulitan,” jelasnya.

Ke depan, becak listrik juga diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan di Kabupaten Madiun. “Kita menuju konsep go green. Ini mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan,” kata Hariwur.

Ia menambahkan, pemanfaatan becak listrik berpotensi dikembangkan untuk berbagai kebutuhan. “Ke depan bisa dimanfaatkan untuk aktivitas kerja, pendidikan, hingga mendukung sektor pariwisata,” pungkasnya. (ant/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru