Wujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja, Pemkab Mantapkan Tata Kelola Pemerintahan Lewat Workshop GRC 2025

- Editorial Team

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, memberikan arahan pada hari kedua Workshop Governance, Risk, and Compliance (GRC) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston, Kota Madiun, Rabu (8/10/2025).

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, memberikan arahan pada hari kedua Workshop Governance, Risk, and Compliance (GRC) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston, Kota Madiun, Rabu (8/10/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Untuk mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat dan Sejahtera), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Workshop Governance, Risk, and Compliance (GRC) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston, Kota Madiun, selama dua hari, Selasa–Rabu (8–9/10/2025).

Workshop ini diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Madiun dan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Adi Widodo.

Pada hari pertama, peserta workshop terdiri dari seluruh kepala OPD dan pimpinan BUMD. Sementara hari kedua diikuti para sekretaris dinas, sekretaris kecamatan, serta perwakilan BUMD Kabupaten Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menjelaskan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di lingkungan Pemkab Madiun.

“Workshop ini merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, terpercaya, bersih, dan akuntabel. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari percepatan pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Madiun, khususnya misi pertama: mewujudkan pemerintahan yang bersih, meningkatkan pelayanan publik, dan memanfaatkan potensi sumber daya serta teknologi,” ujar Joko.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi (depan) didampingi Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono, diwawancarai awak media.

Ia menambahkan, kegiatan ini mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang memiliki lima unsur utama, yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan pengendalian intern.

Menurut Joko, GRC menjadi konsep penting dalam mengintegrasikan tiga pilar utama pemerintahan modern: governance (tata kelola), risk management (manajemen risiko), dan compliance (kepatuhan). “Fokus kami adalah memperkuat perencanaan dan pengendalian risiko agar seluruh program berjalan efektif dan terukur. Pola pembinaan juga kami ubah: dimulai dari para pimpinan OPD untuk diambil komitmennya, kemudian diteruskan kepada pejabat teknis seperti sekretaris dinas dan kecamatan. Tahun depan, pembinaan ini akan dilanjutkan kepada para kepala bidang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi yang hadir memberi arahan kegiatan menekankan pentingnya penguatan kapasitas birokrasi melalui pelatihan GRC ini. “Kegiatan ini bertujuan agar para pejabat struktural, terutama sekretaris dinas dan kecamatan, memiliki kemampuan administrasi yang kuat serta pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, birokrat tidak hanya harus cakap secara manajerial, tetapi juga bekerja dengan hati nurani. “Hati nurani tidak akan pernah bohong. Bila kita bekerja dengan niat yang tulus, insyaallah jabatan yang kita emban akan membawa kebaikan bagi masyarakat,” tegas Dokter Pur, sapaan akrab Wabup Madiun.

Dokter Pur juga mengingatkan agar seluruh pejabat selalu menaati regulasi dan menjauhi praktik yang dapat mencoreng integritas birokrasi. “Jabatan adalah amanah. Karena itu, kita harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” pesannya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir birokrat-birokrat yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pelayanan publik yang tinggi. “Para sekretaris dinas dan kecamatan ini adalah orang kedua di kedinasan. Mereka harus mampu membantu pimpinan menyiapkan tata kelola pemerintahan yang baik, administrasi yang tertib, serta pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya.

Workshop GRC 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Kabupaten Madiun dalam memperkuat pondasi birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan semangat governance, risk management, dan compliance, Pemkab Madiun menegaskan tekadnya untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan menyejahterakan masyarakat. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat
Konser Gema Merah Putih di Dolopo Meriah dan Kondusif, Bupati Sampaikan Apresiasi
Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling
Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa
Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:24 WIB

Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa

Senin, 11 Mei 2026 - 15:12 WIB

Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:25 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Berita Terbaru

Branch Office Head BRI BO Madiun, Rizky Akbar Trilaksono.

Bisnis

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Kota Madiun

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kota Madiun

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB