Pemkab Madiun Gelar BST 2025 di Desa Nampu, Bupati Turun Langsung Serap Aspirasi Masyarakat

- Editorial Team

Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto (kiri) dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyerahkan sejumlah bantuan salah satunya peralatan Linmas saat Sarasehan BST Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Selasa malam (14/10/2025)

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto (kiri) dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyerahkan sejumlah bantuan salah satunya peralatan Linmas saat Sarasehan BST Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Selasa malam (14/10/2025)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar Bakti Sosial Terpadu (BST) 2025 di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Selasa–Rabu (14–15 Oktober 2025). Kegiatan dua hari ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, serta Forkopimda.

BST 2025 menghadirkan berbagai layanan publik yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, posyandu, donor darah, bazar UMKM, hingga sarasehan warga. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan oleh pertandingan bola voli, kerja bakti, pertunjukan seni tradisional, dan atraksi pencak silat.

Salah satu kegiatan yang paling diminati warga adalah pasar murah, karena menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengatakan, pasar murah menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kestabilan harga di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar murah ini salah satu cara menstabilkan harga kebutuhan pokok. Pemerintah harus hadir membantu masyarakat ketika harga-harga naik. Itu memang tugas kami,” ujar Bupati Hariwur.

Selain pasar murah, sarasehan warga menjadi kegiatan yang paling ditunggu. Dalam forum tersebut, Bupati dan Wakil Bupati membuka dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, saran, dan keluhan warga. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pembangunan jalan hotmix, pelebaran jalan Srampangmojo–Nampu, perbaikan drainase, serta penambahan penerangan jalan umum (PJU).

Bupati Hari langsung menindaklanjuti sejumlah aspirasi itu dengan memerintahkan OPD terkait melakukan kajian dan langkah cepat di lapangan. “Yang penting masyarakat tetap guyup rukun dan menjaga semangat gotong royong. Pemerintah akan terus berupaya hadir untuk memenuhi kebutuhan warga,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Pemkab Madiun menyerahkan berbagai bantuan sosial, meliputi paket sembako, modal usaha, kursi roda, beasiswa pendidikan, bibit tanaman, dan perlengkapan Linmas. Kegiatan BST juga menjadi ajang kebersamaan, terlihat saat Bupati dan jajaran Pemkab ikut bertanding voli persahabatan melawan tim tuan rumah.

“Kebersamaan ini luar biasa. Anak-anak muda di sini punya semangat besar. Lewat olahraga seperti ini, komunikasi bisa lebih terbuka dan jujur, dari hati ke hati,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menegaskan bahwa pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan BST merupakan amanah Presiden yang dijalankan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun bekerja sama dengan pemerintah desa dan RT. “Petugas dari Puskesmas Gemarang, termasuk perawat dan bidan, melakukan pemeriksaan tekanan darah, nadi, serta kondisi kesehatan dasar warga. Tujuannya agar petugas bisa mendeteksi lebih dini penyakit seperti gula darah tinggi, asam urat, dan kolesterol,” jelas Dokter Pur, sapaan akrab Wabup Madiun.

Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya karena Kabupaten Madiun telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, sehingga seluruh biaya pemeriksaan ditanggung pemerintah daerah. “Kalau ditemukan penyakit, akan langsung diberi pengobatan. Jika Puskesmas tidak mampu menangani, pasien akan dirujuk ke RSUD Caruban atau rumah sakit lain di wilayah selatan,” ujarnya.

Wabup juga mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sakit baru memeriksakan diri. Menurutnya, langkah preventif dan edukasi kesehatan harus menjadi kebiasaan. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Petugas kami juga memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat dan gizi seimbang. Karena kesehatan adalah investasi masa depan. Percuma punya banyak uang kalau tubuh tidak sehat,” tandasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat
Konser Gema Merah Putih di Dolopo Meriah dan Kondusif, Bupati Sampaikan Apresiasi
Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling
Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa
Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:24 WIB

Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa

Senin, 11 Mei 2026 - 15:12 WIB

Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:25 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Berita Terbaru

Branch Office Head BRI BO Madiun, Rizky Akbar Trilaksono.

Bisnis

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Kota Madiun

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kota Madiun

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB