Ketua DPRD Kabupaten Madiun Dorong Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Usul Dapur MBG Berbasis Desa

- Editorial Team

Selasa, 30 September 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai pelaksanaan program tersebut masih menyisakan banyak persoalan di berbagai daerah dan perlu disesuaikan dengan kondisi sosial serta geografis setempat.

Menurut Fery, pelaksanaan MBG seharusnya tidak bersifat seragam di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengusulkan agar konsep dapur MBG berbasis desa diterapkan untuk memperkuat efektivitas program sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Idealnya MBG berpusat di desa. Misalnya satu dapur di setiap desa, atau satu dapur untuk dua desa. Dengan begitu, perekonomian desa ikut bergerak dan memberi dampak ke daerah maupun nasional,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fery menambahkan, pengelolaan dapur MBG dapat dilakukan melalui koperasi desa yang selama ini sudah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

“Setiap desa wajib punya koperasi. Jadi koperasi bisa sekaligus mendirikan dapur MBG. Nantinya kebutuhan makanan untuk sekolah di desa dan sekitarnya bisa dipasok dari sana,” jelasnya.

Ia juga menyoroti minimnya keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan MBG. Selama ini, kata Fery, dinas pendidikan hanya berperan menyetor data sementara dinas kesehatan sekadar melakukan pengawasan.

“Kalau pemkab dan dinas lebih dilibatkan, strategi yang dihasilkan pasti lebih komprehensif. Dampak program juga bisa diantisipasi lebih baik, terutama soal kualitas makanan untuk siswa,” tegasnya.

Fery sejalan dengan instruksi Ketua DPR RI Puan Maharani yang meminta evaluasi menyeluruh terhadap MBG. Menurutnya, langkah tersebut penting agar program benar-benar tepat sasaran.

“Evaluasi menjadi bagian penting dari rangkaian program MBG supaya hasilnya maksimal dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak kita,” tandasnya. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 
Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru