DPRD Kabupaten Madiun Soroti Kinerja Pemkab, 11 Rekomendasi Disampaikan dalam Rapat Paripurna LKPJ 2024

- Editorial Team

Selasa, 22 April 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kabupaten Madiun sampaikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Madiun tahun 2024.

DPRD Kabupaten Madiun sampaikan rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Madiun tahun 2024.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2024, Senin (21/4/2025).

Bertempat di ruang rapat utama DPRD, agenda penting ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Mudjono, dan dihadiri oleh segenap pimpinan serta anggota dewan. Dari pihak eksekutif, hadir langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekda Tontro Pahlawanto, staf ahli, asisten Sekda, para kepala OPD, kabag, serta camat se-Kabupaten Madiun. Unsur Forkopimda turut melengkapi forum tersebut.

Rapat diawali dengan pemaparan Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus), Jumadi, yang membacakan hasil kajian terhadap LKPJ TA 2024. Menurutnya, LKPJ merupakan bagian dari kewajiban kepala daerah untuk menyampaikan capaian kinerja pembangunan dan penggunaan anggaran selama satu tahun anggaran. Setelah dilakukan pembahasan internal, DPRD merumuskan sejumlah catatan strategis serta 11 rekomendasi yang ditujukan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk tanggung jawab konstitusional kami di DPRD. Melalui rekomendasi ini, kami berharap kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Madiun terus meningkat,” ujar Jumadi.

Ia menjelaskan, secara umum Pemkab Madiun menunjukkan kinerja positif, namun masih ada indikator yang belum mencapai target. Di antaranya pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 4,68%, melambat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 5,12%. Meski demikian, angka ini masih lebih baik dibanding tahun 2022 yang berada di angka 4,32%.

Capaian menggembirakan tercatat pada penurunan angka pengangguran terbuka yang kini berada di level 4,34% serta tingkat kemiskinan yang menurun menjadi 10,63%. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat cukup signifikan dari 74,02 pada 2023 menjadi 74,81 pada 2024.

“Kami mengapresiasi peningkatan IPM ini. Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan manusia sudah berada di jalur yang tepat,” sambungnya.

Namun demikian, DPRD juga menyoroti belum tercapainya lima dari 14 indikator strategis, terutama dalam sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Kondisi ini, menurut DPRD, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi menyeluruh serta penyesuaian arah kebijakan dan distribusi anggaran agar lebih terfokus dan berdampak nyata.

Dalam aspek keuangan, realisasi pendapatan daerah tahun 2024 melampaui target dengan kelebihan sebesar Rp50,49 miliar atau 102,3%. Realisasi belanja pun cukup tinggi, mencapai 95,96%, sementara sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menghadapi tahun 2025 sebagai awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, DPRD mendorong Pemkab Madiun untuk segera merumuskan kebijakan konkret yang mampu menjawab tantangan dan peluang di masa mendatang. Fokus diarahkan pada transformasi sosial, peningkatan kapasitas SDM, diversifikasi ekonomi lokal, serta efisiensi dalam tata kelola keuangan daerah.

“Transformasi menuju Indonesia Emas harus dimulai dari daerah. Madiun harus siap menghadapi era baru dengan kebijakan yang realistis dan berkelanjutan,” tegas Jumadi.

Menanggapi rekomendasi yang disampaikan, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengucapkan terima kasih atas perhatian dan saran konstruktif dari DPRD. Ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan dan menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti 11 poin rekomendasi tersebut.

“Insyaallah, seluruh catatan dan masukan ini akan kami jadikan dasar evaluasi untuk menyempurnakan kinerja pemerintahan ke depan. Terima kasih atas sinergi dan perhatiannya,” ujar Bupati seusai rapat.

Dengan tersampaikannya rekomendasi ini, diharapkan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif semakin solid dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Madiun. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 
Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru