DLH Kabupaten Madiun Dorong Transformasi Sampah Jadi Cuan Lewat Budidaya Maggot 

- Editorial Team

Rabu, 5 November 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan budidaya maggot yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun di Ruang Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Rabu (5/11/2025).

Pelatihan budidaya maggot yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun di Ruang Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Rabu (5/11/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun terus berinovasi dalam upaya mengatasi persoalan sampah. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelatihan budidaya maggot yang digelar di Ruang Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Rabu (5/11/2025).

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah terpadu agar tidak hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Pelatihan ini adalah bagian dari inovasi pengelolaan sampah. Tidak hanya sekadar angkut, kumpul, buang, tapi juga bagaimana sampah bisa dipilah dan dimanfaatkan. Sampah organik kita olah menjadi kompos, sementara melalui budidaya maggot ini ada nilai ekonomi yang bisa dihasilkan,” ujar Zahrowi, Rabu (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga merupakan bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk mendukung target nasional pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029 sebagaimana telah dicanangkan Presiden.

“Kegiatan ini bagian dari upaya mengedukasi masyarakat agar pengelolaan sampah semakin baik. Sebab tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya di pundak pemerintah, tapi juga masyarakat dan semua pihak,” tegasnya.

Zahrowi menjelaskan, maggot atau larva lalat Black Soldier Fly memiliki peran penting dalam membantu proses penguraian sampah organik. Selain ramah lingkungan, maggot juga memiliki potensi ekonomi yang besar.

“Maggot ini mempercepat proses penguraian sampah organik. Setelah itu, maggotnya sendiri bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Jadi selain membantu mengurangi sampah, ada nilai tambah yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” paparnya.

Kegiatan ini menghadirkan Nugroho, Ketua Pengelola TPS 3R Kabupaten Malang, sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan sampah berbasis maggot yang telah berhasil diterapkan di daerahnya.

Dalam pemaparannya, Nugroho menekankan bahwa budidaya maggot dapat menjadi solusi nyata dalam mengurai sampah organik sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Maggot ini membantu mempercepat proses penguraian sampah organik. Selain ramah lingkungan, hasil budidayanya juga bernilai ekonomi tinggi. Maggot bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan karena mengandung protein tinggi,” jelas Nugroho.

Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan Bank Sampah Unit (BSU), Bank Sampah Induk, TPS 3R, TPS-T, dan TPA se-Kabupaten Madiun. Kegiatan berlangsung selama satu hari dan diharapkan menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

“Harapan kami, setelah pelatihan ini peserta bisa mengembangkan budidaya maggot di wilayah masing-masing. Kalau berhasil, ini bisa menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan di Kabupaten Madiun,” tutup Zahrowi. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026
Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni
Hadapi Bank Jatim, Sparta Pena Siapkan Strategi Khusus, Manajer : Pokoknya Ada 
Pesta Gol di Laga Perdana, Sparta Pena Bidik Korban Berikutnya: Bank Jatim!
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:40 WIB

Syukuri 12 Tahun Perjalanan, Aston Madiun Berbagi Sembako dan Santuni Panti Asuhan Lewat CSR “Gempita Rahayu”

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Berita Terbaru