Ditarget Selesai Juli, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Madiun Baru 18 Persen, Wamen PU Tekan Percepatan Proyek 

- Editorial Team

Rabu, 1 April 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kabupaten Madiun baru menyentuh 18 persen. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti turun langsung menekan percepatan agar proyek tidak meleset dari target operasional Juli 2026.

Dalam peninjauan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026), Diana didampingi Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, jajaran kepala OPD Pemkab Madiun terkait, serta perwakilan Kementerian PU.

Di hadapan para pemangku kepentingan, Diana menegaskan waktu yang tersisa kian sempit, sementara sekolah ditargetkan sudah menerima siswa baru pada tahun ajaran mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Deviasinya memang masih positif sekitar 2 persen di atas rencana. Tapi ini tidak boleh membuat lengah. Percepatan tetap harus dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan di akhir,” tegas Diana kepada awak media.

Saat ini, capaian 18 persen memang sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata paket SR Jatim 2 yang berada di angka 14 persen. Namun, pemerintah pusat menilai margin tersebut belum cukup aman untuk menjamin penyelesaian tepat waktu.

Diana menekankan, proyek Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang tidak boleh gagal dari sisi waktu maupun kualitas.

“Target kita Juni selesai. Juli sudah mulai penerimaan siswa. Jadi kualitas tetap nomor satu, estetika dijaga, dan aspek lingkungan tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan waktu, jumlah tenaga kerja akan digenjot hampir tiga kali lipat dari sekitar 300 orang menjadi 700 hingga 800 pekerja.

Selain itu, ia meminta penyedia jasa mengantisipasi potensi hambatan krusial, mulai dari pasokan material hingga kesiapan tenaga kerja di lapangan.

Di sisi lain, Project Manager SR Jatim 2, Dwi Handoko, mengungkapkan proyek ini sempat tersendat di awal akibat persoalan pembebasan lahan. Area pembangunan yang sebelumnya berupa persawahan sempat diklaim warga, sehingga menghambat pekerjaan hampir satu bulan.

“Sekarang sudah clear. Lahan sekitar 5.800 meter persegi sudah tuntas,” jelasnya.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap struktur, meliputi pembangunan gedung SD, SMP, SMA, gedung serbaguna, asrama siswa, hingga rumah susun guru.

Meski kontrak awal menargetkan penyelesaian pada Agustus 2026, pihak proyek memastikan akan mengikuti instruksi percepatan dari pemerintah pusat.

“Kita push selesai Juni. Strateginya penambahan tenaga kerja dan pengerjaan simultan di beberapa titik,” ujar Dwi.

Di tengah percepatan, proyek juga dihadapkan pada tantangan pasokan material lokal. Arahan penggunaan genteng tanah untuk mendukung UMKM belum sepenuhnya bisa dipenuhi karena keterbatasan produksi.

“Kebutuhan genteng di satu lokasi sekitar 300 ribu pieces, sementara produksi lokal per bulan hanya 27 ribu. Jadi tetap perlu suplai dari luar,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah percepatan, pemerintah berharap proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga siap digunakan saat tahun ajaran baru dimulai—tanpa mengorbankan kualitas. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 
Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru