Angin Kencang Terjang Madiun, Puluhan Rumah Rusak Tertimpa Pohon

- Editorial Team

Minggu, 21 September 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Madiun membersihkan pohon tumbang akibat angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Dagangan, Minggu malam (21/9/2025).

Petugas BPBD Kabupaten Madiun membersihkan pohon tumbang akibat angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Dagangan, Minggu malam (21/9/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Madiun pada Minggu sore (21/9/2025). Bencana yang berlangsung sekitar pukul 16.00–18.00 WIB itu merusak puluhan rumah warga dan menumbangkan sejumlah pohon, bahkan sebuah mushola roboh tertimpa pohon besar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun melaporkan, kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Dagangan. Di Desa Ngranget, 12 rumah warga rusak pada bagian atap, sementara di Desa Padas ada 19 rumah terdampak. Kerusakan juga dialami 12 rumah di Desa Segulung yang tersebar di beberapa RT.

Tak hanya permukiman, fasilitas ibadah juga terdampak. Sebuah mushola di Desa Prambon roboh setelah tertimpa pohon besar. Selain itu, pohon tumbang di sejumlah titik sempat menghambat akses warga dan arus lalu lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menyebutkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusdalops PB langsung diterjunkan untuk melakukan kaji cepat di lokasi terdampak.

“Sejauh ini terdata puluhan rumah rusak, satu mushola roboh, dan banyak pohon tumbang. Pendataan masih berlangsung karena tim di lapangan terus melakukan update,” kata Boby, Minggu malam (21/9/2025).

Ia menambahkan, BPBD bersama warga akan menggelar kerja bakti pada Senin pagi (22/9/2025) untuk membersihkan puing, memotong pohon tumbang, serta membantu perbaikan darurat rumah yang rusak. “Kami mengajak semua pihak bergotong royong agar kondisi cepat pulih,” imbuhnya.

Dalam penanganan bencana ini, BPBD dibantu berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Desa Tangguh Bencana (Destana), hingga masyarakat. Hingga laporan terakhir pukul 22.20 WIB, data kerusakan masih bersifat sementara dan kemungkinan bertambah seiring pendataan lanjutan. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 
Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru