Pedagang Pasar Baru Caruban Keluhkan Atap Bocor dan Sepinya Penjualan

- Editorial Team

Jumat, 14 Maret 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Baru Caruban, Kabupaten Madiun.

Pasar Baru Caruban, Kabupaten Madiun.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Sejumlah pedagang Pasar Baru Caruban mengeluhkan kondisi pasar yang semakin memprihatinkan.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto saat melakukan pantauan stok dan harga pangan menjelang Idulfitri, Rabu (12/3/2025).

Ketua Paguyuban Pasar Baru Caruban Muhammad Danan Puja Murjoko menuturkan bahwa kondisi fisik pasar sudah lama mengalami kerusakan, terutama atap yang bocor saat hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, minimnya penerangan di dalam pasar membuat aktivitas jual-beli menjadi kurang nyaman.

“Panjenengan bisa mirsani (Anda bisa lihat) sendiri, trocoh (bocor) di mana-mana. Dari 1.200 kios yang ada, hanya sekitar 250-an yang masih aktif. Itu pun banyak yang tutup karena sepi pembeli,” ujar Danan.

Dia menambahkan, selama ini tidak ada perawatan yang memadai dari pemerintah daerah. Terakhir, perbaikan dilakukan pada Februari 2024 dengan pengaspalan atap, tetapi hanya sebagian kecil yang diperbaiki dan akhirnya tetap bocor.

Selain kondisi pasar yang kurang layak, para pedagang juga mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli. Menurut Danan, pasar tradisional semakin tergerus oleh toko modern seperti Indomaret, Alfamart, dan swalayan lain yang semakin marak di Caruban.

“Pasar ini sepi karena banyaknya persaingan. Orang-orang sekarang lebih memilih belanja online atau ke swalayan. Kalau pemerintah optimis pasar ini akan ramai, tapi wong cilik (pedagang kecil) mikirnya ya untuk makan besok saja,” katanya.

Sa’diyah (70), salah satu pedagang baju mengaku kondisi pasar sangat berbeda dibandingkan dulu. “Kalau dulu, apalagi menjelang Lebaran, setiap hari bisa dapat jutaan. Sekarang, sehari bisa tidak ada pembeli sama sekali,” ujarnya.

Sa’diyah berharap pemerintah daerah bisa mencari solusi agar pasar kembali ramai, misalnya dengan menyediakan angkutan murah dari desa-desa sekitar ke pasar. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru