Operasi Patuh Semeru 2024 Resmi Dimulai, Hindari Delapan Pelanggaran Ini Jika Tidak Ingin Ditindak

- Editorial Team

Senin, 15 Juli 2024 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Operasi Patuh Semeru 2024 Polres Madiun dimulai resmi pada 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Apel kesiapan pasukan dilangsungkan di lapangan Tri Brata Mapolres Madiun pada Senin (15/7/2024).

Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Ridwan, menjelaskan bahwa ada delapan pelanggaran lalu lintas yang menjadi target prioritas.

Antara lain: berboncengan lebih dari satu, berkendara melebihi batas kecepatan, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menerobos lampu merah, pengendara kendaraan bermotor yang masih dibawah umur, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spektek, pengendara roda empat tidak memakai sabuk pengaman atau safety belt, dan mengemudi kendaraan dalam pengaruh alkohol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi Patuh Semeru 2024 bertujuan untuk mengurangi jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Muhammad Ridwan.

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polres Madiun, TNI, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan stakeholder lainnya.

Penanganan terhadap pelanggaran akan dilakukan secara preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan represif 20 persen, baik dalam penegakan statis maupun mobile atau dengan ETLE.

“Salah satu upaya preemtif yang kami lakukan adalah memberikan penyuluhan keselamatan lalu lintas di sekolah-sekolah. Kami juga akan menindak pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan serius,” jelas AKBP Muhammad Ridwan. (ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:07 WIB

Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru