Bahana Bersahaja, Pemkab Madiun Hadirkan Layanan Terpadu Untuk Masyarakat 

- Editorial Team

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menyerahkan langsung kepada masyarakat yang mengurus administrasi di stan pelayanan publik dalam Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Rabu (11/2/2026)

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menyerahkan langsung kepada masyarakat yang mengurus administrasi di stan pelayanan publik dalam Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Rabu (11/2/2026)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, pada 10–11 Februari 2026. Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan secara terpadu dalam satu lokasi.

Program Bahana Bersahaja yang merupakan percepatan menuju desa mandiri ini dirancang sebagai strategi pelayanan jemput bola sekaligus penguatan pembangunan berbasis desa.

Pemerintah menghadirkan layanan kesehatan gratis, bantuan sosial, pasar bahan pangan murah, administrasi kependudukan, perpajakan, hingga layanan perbankan dan perkreditan dari BUMD. Tak hanya itu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga mendapatkan ruang promosi sekaligus pelatihan penguatan usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan kesehatan dan KB juga disediakan, terutama bagi ibu-ibu yang ingin berkonsultasi maupun mendapatkan pelayanan langsung terkait kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat mengurus kartu pencari kerja (AK-1) secara langsung di lokasi. Layanan ini memudahkan warga, khususnya generasi muda, dalam melengkapi persyaratan administrasi untuk melamar pekerjaan tanpa harus datang ke kantor dinas terkait.

Sejak pagi, warga tampak antusias memanfaatkan pasar pangan murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Layanan administrasi kependudukan seperti perekaman dan pencetakan KTP-el, kartu keluarga, serta dokumen lainnya juga ramai didatangi masyarakat.

Di sektor perpajakan, warga bisa langsung membayar pajak daerah maupun berkonsultasi terkait kewajiban perpajakan. Sementara itu, layanan perbankan dan perkreditan memberikan akses informasi hingga pengajuan kredit bagi pelaku usaha kecil yang ingin mengembangkan usahanya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, Bahana Bersahaja bukan sekadar menghadirkan pelayanan, tetapi bagian dari upaya sistematis mempercepat kemandirian desa.

“Tujuan kami jelas, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Harapannya masyarakat Kabupaten Madiun tidak hanya sehat, tetapi juga sejahtera. Itu sesuai visi kami: bersih, sehat, dan sejahtera,” ujar Bupati Madiun, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, kesehatan dan kesejahteraan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, selain layanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM menjadi fokus penting dalam pelaksanaan di Bulakrejo.

Pemkab Madiun juga memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk.

“Sekarang siapa pun bisa memasarkan produknya melalui media sosial. Pelaku UMKM di desa juga harus bisa. Meski dari desa, produknya bisa dikenal luas. Ini bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat dinilai menjadi indikator keberhasilan program tersebut. Selama dua hari kegiatan, warga terus berdatangan hingga malam hari.

“Kalau tidak antusias, tentu tidak mungkin masyarakat hadir sebanyak ini. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa,” kata Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Ia menegaskan, Bahana Bersahaja akan terus dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Madiun dengan target percepatan desa mandiri.

“Kami ingin desa yang sudah kita datangi benar-benar berkembang dan mandiri. Kalau dalam satu tahun bisa mengangkat belasan desa, tahun berikutnya bertambah lagi. Harapannya seluruh desa di Kabupaten Madiun bisa mandiri dan masyarakatnya sejahtera,” tandasnya.

Selain menghadirkan layanan langsung, Bahana Bersahaja juga menjadi ruang menyerap aspirasi masyarakat. Setiap masukan yang disampaikan warga akan dicatat dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah.

Dengan pendekatan terpadu dan pemberdayaan berbasis potensi desa, Pemkab Madiun menegaskan komitmennya membangun dari bawah—memastikan pelayanan semakin dekat dan percepatan menuju desa mandiri benar-benar terwujud. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga
Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 
Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi
Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru