Kopdar Integritas di Madiun Soroti “Sengkuni” dalam Diri dan Turunnya IPK Indonesia

- Editorial Team

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID — Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati dengan cara berbeda di Kota Madiun. Kongan.co bersama Mucoffe dan kolaborasi berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menghadirkan Kopdar Integritas, sebuah forum publik yang menggabungkan seni, edukasi, dan dialog kritis tentang bahaya korupsi. Acara berlangsung di Gedung Ramayana, Jl. Pahlawan No. 57, pada Rabu (10/12/2025).

Tak sekadar seremoni, kegiatan ini dirancang untuk memperluas literasi antikorupsi dan menghidupkan kembali gerakan sosial integritas di tingkat lokal. Rangkaian pembuka berupa live akustik, pertunjukan Semacam Wayang, dan nonton bareng film “Catatan Merah Andika” sengaja dipilih untuk mengajak peserta memahami isu korupsi melalui pendekatan seni dan narasi.

Diskusi utama menghadirkan tiga narasumber nasional, yakni: Dadang Trisasongko, Dewan Pengawas ICW & Dewan TII, Dr. Aditya Wiguna Sanjaya, Pakar Hukum Pidana UNESA, Erlangga Adikusumah, Jurdik KPK (hadir via Zoom).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Dadang Trisasongko menegaskan bahwa korupsi bukan hanya soal pejabat atau institusi negara. “Korupsi sudah mengakar dalam cara kita berpikir dan bertindak. Ada sengkuni dalam diri kita,” ujarnya menohok. Menurutnya, korupsi adalah bentuk penyalahgunaan kepercayaan yang dampaknya bisa menghancurkan sumber daya alam dan masa depan bangsa.

“Apa yang bisa dilakukan orang Madiun? Tertibkan diri sendiri dulu, baru menertibkan luar. Lakukan hal-hal yang bisa dilakukan, sekecil apa pun,” pesannya.

Pakar hukum pidana UNESA, Dr. Aditya Wiguna Sanjaya, mengingatkan bahwa peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tidak boleh berhenti pada seremoni. Ia menekankan tiga pilar penting dalam berjalananya hukum: substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum.

“Jika masyarakat abai terhadap budaya hukum, maka sampai kapan pun korupsi tidak akan bisa berakhir. Perlu adanya integritas,” tegasnya.

Dari perspektif pencegahan, Erlangga Adikusumah menyoroti penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Menurutnya, masyarakat memiliki posisi strategis dalam pengawasan.

“Salah satu titik pentingnya ialah masyarakat. Dari sisi pencegahan, bagaimana kita ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Masyarakat bisa mengawasi dan melaporkan ke KPK,” ujarnya melalui Zoom.

Kopdar Integritas menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, pegiat sosial, dan publik umum. Melalui pendekatan kreatif dan diskusi berbobot, kegiatan ini mendorong lahirnya gerakan antikorupsi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya untuk terus merawat integritas, memperkuat budaya hukum, serta mempersempit ruang praktik korupsi di semua lini kehidupan. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pesta Tahun Baru Berujung Maut di Kota Madiun, Pemuda 19 Tahun Tewas Diduga Ditusuk Rekannya
Sutardi Nahkodai DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Periode 2025–2030
Dua Raperda Strategis Disetujui untuk Perkuat Tata Kelola BPR dan Aset Daerah
PA Fraksi dalam Pengambilan Keputusan Raperda APBD 2026, Ketua DPRD : Semua Kritik Demi Kemaslahatan Kota Madiun
KPK Geledah Rumah Mewah di Kota Madiun, Segel Rubicon, BMW, dan Puluhan Sepeda Premium
Kenalan Via Medsos, Diajak Menginap di Hotel, Motor dan HP Raib Saat Tidur
DPRD Kota Madiun Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi-Fraksi atas Raperda APBD 2026
Empat Raperda Disepakati, DPRD dan Pemkot Madiun Tegaskan Komitmen Kepastian Hukum

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 19:01 WIB

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:12 WIB

Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:03 WIB

Rayakan Hari Ibu dan Dukung UMKM Nataru, KAI Daop 7 Madiun Gelar Fashion Batik dan Bazar di Stasiun

Senin, 22 Desember 2025 - 13:37 WIB

Sambut Nataru, KAI Daop 7 Madiun Percantik Stasiun dengan Ornamen Tematik dan Pojok Baca

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:59 WIB

KAI Daop 7 Madiun Siagakan Ratusan Personel dan Kereta Tambahan Hadapi Angkutan Nataru 2025/2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:42 WIB

Hadapi Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Gelar Tes Narkoba Acak untuk Petugas Operasional

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:39 WIB

KAI Daop 7 Madiun Siapkan 65.556 Tiket KA Nataru 

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:04 WIB

Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin

Berita Terbaru