Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

- Editorial Team

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan arahan dalam Forum Komunikasi Publik di RSUD Dolopo, Rabu (8/4/2026)

Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan arahan dalam Forum Komunikasi Publik di RSUD Dolopo, Rabu (8/4/2026)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun mengakselerasi transformasi layanan kesehatan dengan menempatkan RSUD Dolopo sebagai episentrum perubahan sekaligus simpul utama harmonisasi pelayanan kesehatan daerah.

Penegasan itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar di aula RSUD Dolopo, Rabu (8/4/2026).

Forum tersebut dihadiri lintas unsur, mulai dari tenaga kesehatan, jajaran organisasi perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, hingga kepala desa. Agenda ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan berbasis kolaborasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi medis, tetapi juga pendekatan humanis.

“Pelayanan kesehatan harus dibangun dengan empati. Ketika itu hadir, kepercayaan tumbuh dan proses penyembuhan menjadi lebih optimal,” ujarnya.

FKP diharapkan menjadi titik konsolidasi untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Madiun.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa harmonisasi pelayanan kesehatan—mulai dari tingkat desa, puskesmas, hingga rumah sakit—menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Integrasi layanan yang selaras diyakini mampu menghadirkan sistem kesehatan yang lebih responsif, merata, dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Pemkab Madiun memaparkan kerangka besar penguatan layanan kesehatan yang ditopang lima pilar utama.

Pertama, penguatan layanan primer melalui optimalisasi peran puskesmas serta pendekatan promotif dan preventif berbasis keluarga.

Kedua, peningkatan akses dan mutu layanan dengan penguatan sarana prasarana, pemerataan tenaga kesehatan, serta akselerasi digitalisasi sistem layanan.

Ketiga, integrasi program kesehatan, mencakup penanganan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta intervensi gizi masyarakat.

Keempat, pemberdayaan masyarakat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penguatan kader kesehatan, dan partisipasi aktif warga.

Kelima, penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan dunia pendidikan, sosial, ekonomi, hingga dukungan dunia usaha melalui skema kemitraan dan CSR.

Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Dolopo diposisikan sebagai garda depan dalam implementasi reformasi layanan publik yang adaptif dan berorientasi pada pasien, sekaligus motor penggerak harmonisasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menegaskan, rumah sakit daerah harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan, tanpa meninggalkan sentuhan kemanusiaan.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.

“Pelayanan kesehatan tidak bisa berjalan parsial. Keberhasilan hanya bisa dicapai melalui kerja bersama,” tegasnya.

Forum ini diharapkan menjadi titik konsolidasi untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Madiun. Melalui harmonisasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab optimistis visi Madiun BERSAHAJA—bersih lingkungannya, sehat masyarakatnya, dan sejahtera kehidupannya—dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 
Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru