MADIUN, NEUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggandeng taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun untuk melakukan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga titik perlintasan sebidang di Kota Madiun, yakni JPL 01, JPL 138, dan JPL 136, dengan menyasar langsung para pengguna jalan yang melintas di jalur kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang masih rawan terjadi.
“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kedisiplinan pengguna jalan. Kami mengajak masyarakat untuk patuh terhadap aturan saat melintasi rel kereta api,” ujar Tohari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas KAI bersama taruna dan taruni PPI memberikan imbauan menggunakan spanduk, poster edukatif, serta pengeras suara. Pengguna jalan diingatkan agar berhenti, melihat kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas, baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga.
Tohari menegaskan, rendahnya kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas masih menjadi penyebab utama kecelakaan di perlintasan sebidang. Padahal, ketentuan tersebut telah diatur dalam Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan memiliki jarak pengereman yang panjang. Karena itu, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” tegasnya.
KAI Daop 7 Madiun berharap melalui kegiatan ini kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya di perlintasan sebidang, dapat terus meningkat guna mencegah terjadinya kecelakaan. (*/ant/red)






