Bahana Bersahaja 2026 Perdana Digelar di Desa Karangrejo, Pertanian hingga UMKM Jadi Fokus Pengembangan

- Editorial Team

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan sejumlah bantuan dari Pemkab Madiun untuk masyarakat Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu dalam program Bahana Bersahaja 2026

Penyerahan sejumlah bantuan dari Pemkab Madiun untuk masyarakat Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu dalam program Bahana Bersahaja 2026

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, menjadi lokasi perdana pelaksanaan program Bakti Harmonis Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera (Bahana Bersahaja) yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 21 hingga 22 Januari 2026.

Kedatangan Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi didampingi Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni, Plt. Sekda, jajaran Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Madiun, direktur RSUD dan Camat disambut antusias oleh masyarakat. Kehadiran pimpinan daerah tersebut diawali atraksi drumband dari anak-anak disabilitas yang menyedot perhatian warga.

Bupati dan Wakil Bupati tampak bertegur sapa dengan warga yang berjubel di lokasi kegiatan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bazar sembako murah, sebelum beralih ke lapangan bola voli untuk kegiatan olahraga bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada malam harinya, kegiatan Bahana Bersahaja dilanjutkan dengan sarasehan bersama masyarakat. Forum ini digelar untuk menyerap aspirasi, masukan, serta uneg-uneg warga secara langsung. Selain dialog terbuka, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa program Bahana Bersahaja bertujuan untuk menggali dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung di lapangan. Ia juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat senantiasa menjaga kebersamaan.

“Ending-nya, kita berharap desa benar-benar menjadi desa bersahaja, yakni bersih, sehat, dan sejahtera. Yang tidak kalah penting, masyarakat harus selalu guyup rukun dalam membangun desa,” ujar Hari Wuryanto.

Sejalan dengan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun juga menaruh perhatian pada pengembangan potensi ekonomi Desa Karangrejo. Sektor pertanian menjadi fokus utama, terutama peningkatan saluran irigasi mengingat potensi pertanian desa ini dinilai sangat menjanjikan.

Selain pertanian, sektor peternakan juga terus didorong seiring dengan pelaksanaan program nasional MBG. Keberadaan peternak ayam di Desa Karangrejo diharapkan mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Penguatan UMKM turut menjadi perhatian. Pasar Sabtu–Minggu direncanakan dikembangkan sebagai destinasi ekonomi masyarakat sekaligus wadah bagi pelaku UMKM lokal. Di sisi lain, pembangunan pusat kegiatan ekonomi di sebelah barat SDLB diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru desa.

Untuk pemenuhan kebutuhan SPBG, saat ini masih dilayani dari wilayah Mojopurno dengan sebagian bahan baku yang didatangkan dari luar daerah. Namun ke depan, pemerintah daerah berencana mengintegrasikannya dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui kerja sama resmi.

Saat ini, dari total 41 SPPG yang terdaftar, sebanyak 31 telah beroperasi, sementara 10 lainnya ditargetkan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, KDMP, SPPG, petani, dan masyarakat, diharapkan harmonisasi dan keguyuban dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi desa secara berkelanjutan,” pungkas Bupati Madiun.

Kegiatan Bahana Bersahaja 2026 di Desa Karangrejo juga diisi dengan berbagai pelayanan publik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun, pameran produk UMKM, juga ada pelayanan dari Polres Madiun untuk perpanjangan SIM, mengurus SKCK dan laporan kehilangan.

Bahana Bersahaja 2026 juga diwarnai aksi flashmob gugur gunung yang melibatkan seluruh warga Desa Karangrejo. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat
Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028
Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 
Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja
Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma
Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Senin, 20 Juli 2026 - 06:19 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:21 WIB

Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP

Berita Terbaru