MADIUN, NEUMEDIA.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur PPK 2.2 untuk mempercepat perbaikan jalan berlubang di ruas Jalan Raya Surabaya–Madiun. Hal itu dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak.
Koordinasi tersebut difokuskan pada titik rawan kecelakaan di sepanjang Desa Tiron hingga Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, Kamis (22/1/2026).
Ruas jalan nasional ini diketahui mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.
Langkah preventif ini diambil sebagai upaya melindungi pengendara dari risiko kecelakaan akibat lubang jalan yang sulit terpantau, terutama saat musim hujan.
Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor karena dapat menyebabkan kendaraan terperosok, kehilangan kendali, bahkan memicu kecelakaan beruntun saat pengendara berusaha menghindari lubang.
Kasat Lantas Polres Madiun AKP Andrian Permana, menegaskan perbaikan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam upaya keselamatan berlalu lintas.
“Ini merupakan langkah pencegahan terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi jalan rusak. Selain itu, pengendara juga akan merasa lebih aman dan nyaman saat melintas,” ujar Andrian.
Ia berharap percepatan perbaikan jalan oleh pihak terkait dapat segera direalisasikan sehingga angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Madiun dapat ditekan.
Koordinasi antara Satlantas Polres Madiun dan BBPJN Jawa Timur PPK 2.2 ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan pengguna jalan, sekaligus respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang rusak dan membahayakan. (*/ant/red)






