Di Jember, Ada Pengasuhan Anak PMI Secara Gotong Royong

- Editorial Team

Senin, 26 Februari 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong sedang mengantre untuk melakukan pemungutan suara pemilu. Foto: Migrant Care

Sejumlah Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong sedang mengantre untuk melakukan pemungutan suara pemilu. Foto: Migrant Care

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspoyoga mengatakan bahwa anak yang orang tuanya sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan terganggu pola pengasuhan dan tumbuh kembangnya.

Menurutnya, ketidakhadiran salah satu maupun kedua orang tua dapat menggangu fungsi dalam keluarga. Terlebih bagi anak-anak yang masih membutuhkan figur sebagai panutan.

Baca juga: Ini Daftar Caleg yang Berpotensi Dapat Kursi di DPRD Magetan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, bekerja sebagai PMI merupakan pilihan bagi sebagian warga untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Dengan bekerja di luar negeri, maka dinilai dapat menjadi solusi bagi permasalahan hidup yang berkaitan dengan keuangan.

Di sisi lain, salah satu dampaknya pada tumbuh kembang anak PMI yang diasuh oleh satu orang tua maupun keluarga besarnya. Kondisi ini mendorong Komunitas Tanoker, Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur untuk menginisiasi program pengasuhan anak secara gotong royong.

“Yang memiliki potensi sebagai solusi mengatasi permasalahan pengasuhan anak-anak Pekerja Migran Indonesia,” ujar Bintang dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (26/2/2024).

Menurutnya, program pengasuhan berbasis komunitas ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ibu, bapak, hingga orang tua pengganti yang sebagian besar sudah lansia. Selain itu, juga melibatkan berbagai stakeholder.

“Saya berharap program ini dapat direplikasi di daerah-daerah lain di Indonesia sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga,” ujar Menteri PPPA.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pengasuhan anak berbasis masyarakat. Hal ini dengan mengedepankan prinsip gotong royong demi pengasuhan dan pendidikan anak.

Sementara itu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, Jember merupakan salah satu daerah dengan jumlah PMI terbesar di Jawa Timur. Diperkirakan terdapat 7.925 PMI laki-laki dan 9.529 PMI perempuan yang berasal dari kabupaten tersebut. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Sumber Berita : KemenPPPA

Berita Terkait

Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
PKBM Mawar Tampung Ratusan Warga Belajar, Jadi Pilihan Alternatif bagi Pelajar Putus Sekolah
Gotong Royong Rawat Kebun Sayuran, Cara SDN Bukur 02 Jiwan Wujudkan Sekolah Adiwiyata
Siswa SD di Gemarang Dapat Inspirasi Langsung dari Berbagai Profesi
Bupati Madiun Mutasi 115 Kepala Sekolah dan 14 Kepala Puskesmas
Pelantikan Taruna-Taruni SMKN 1 Wonoasri, Atraksi Spektakuler Bikin Kagum
Kepala Dikbud Madiun Tegaskan Tidak Ada Merger Sekolah, Hanya Redistribusi Guru
Bupati Madiun: Kepala Sekolah dan Guru Harus Harmonis! 

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:47 WIB

Wakil Dirut KAI Cek Kesiapan Daop 7 Madiun Jelang Puncak Angkutan Nataru 

Kamis, 20 November 2025 - 13:40 WIB

PKBM Mawar Tampung Ratusan Warga Belajar, Jadi Pilihan Alternatif bagi Pelajar Putus Sekolah

Jumat, 14 November 2025 - 17:05 WIB

KAI Daop 7 Madiun dan DJKA Gelar Inspeksi Keselamatan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Jumat, 14 November 2025 - 06:00 WIB

Gotong Royong Rawat Kebun Sayuran, Cara SDN Bukur 02 Jiwan Wujudkan Sekolah Adiwiyata

Minggu, 9 November 2025 - 20:03 WIB

Tiket KA Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan, Catat Tanggalnya! 

Sabtu, 8 November 2025 - 17:46 WIB

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

Kamis, 6 November 2025 - 07:53 WIB

Mulai 1 Desember, KAI Daop 7 Madiun Ubah Jadwal dan Pola Perjalanan Kereta Api

Jumat, 31 Oktober 2025 - 20:15 WIB

Siswa SD di Gemarang Dapat Inspirasi Langsung dari Berbagai Profesi

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun sediakan puluhan ribu tiket kereta api untuk masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Foto : Humas KAI Daop 7 Madiun.

Bisnis

KAI Daop 7 Madiun Siapkan 65.556 Tiket KA Nataru 

Rabu, 10 Des 2025 - 19:39 WIB

Madiun Raya

Jumali Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Madiun Raya 2025–2028

Kamis, 4 Des 2025 - 17:54 WIB