2.700 Guru dan Kepala SD di Madiun Digembleng Bimtek, Kampung Pesilat Indonesia Jadi Kokurikuler Wajib 

- Editorial Team

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto saat memberikan bimtek kepada guru dan Kepala SD se-Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026)

Kepala Dikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto saat memberikan bimtek kepada guru dan Kepala SD se-Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026)

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Penguatan karakter siswa di Kabupaten Madiun kini tidak lagi hanya bertumpu pada pembelajaran di ruang kelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat mendorong optimalisasi kegiatan kokurikuler sebagai jembatan antara teori dan praktik nyata di lapangan.

Kepala Dikbud Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menegaskan bahwa pembentukan karakter peserta didik harus dibangun melalui sinergi tiga pilar pendidikan: intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler.

“Pembelajaran intrakurikuler membentuk kecerdasan akademik. Sementara penguatan bakat dan minat peserta didik diperoleh melalui kegiatan ekstra dan kokurikuler,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus, saat ini pihaknya tengah memfokuskan penguatan implementasi kokurikuler, khususnya di jenjang sekolah dasar. Kokurikuler dirancang sebagai kegiatan wajib dan terstruktur yang memperdalam materi pelajaran sekaligus menghubungkannya dengan konteks kehidupan nyata.

“Melalui kokurikuler, anak-anak diarahkan untuk menajamkan potensi dan minatnya dalam kompetensi yang kelak mereka pilih dalam kehidupan,” jelasnya.

Salah satu muatan kokurikuler yang wajib diterapkan di SD adalah pengenalan Kampung Pesilat Indonesia sebagai ikon daerah. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2025. Selain mengenalkan identitas lokal, program tersebut juga bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap pencak silat.

“Kita ingin menggeser paradigma bahwa pencak silat bukan sesuatu yang mencekam, melainkan warisan budaya yang membanggakan sekaligus memiliki potensi wisata,” tegas Agus.

Pengemasan materi pengenalan Kampung Pesilat Indonesia diserahkan kepada masing-masing sekolah agar dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan siswa. Namun, prinsip kokurikuler sebagai pembelajaran kontekstual tetap menjadi pijakan utama.

Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, Dikbud Kabupaten Madiun menggandeng Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan bahan ajar kokurikuler. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.700 guru dan kepala SD.

Ketua K3S Kabupaten Madiun, Suroso, menyebut bimtek berlangsung selama empat hari. “Melalui kegiatan ini, guru kelas diharapkan mampu menyusun materi dan aktivitas kokurikuler yang relevan dengan potensi dan karakteristik sekolah masing-masing,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakar pada identitas daerahnya. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat
Konser Gema Merah Putih di Dolopo Meriah dan Kondusif, Bupati Sampaikan Apresiasi
Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling
Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa
Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:24 WIB

Layanan Pajak Online Diserbu Warga di Bahana Bersahaja Bodag, Bapenda Kenalkan e-SPPT dan Mobil Keliling

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:43 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Bodag, Pemkab Madiun Percepat Pembangunan hingga Dongkrak Potensi Desa

Senin, 11 Mei 2026 - 15:12 WIB

Tujuh Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Perempuan Pemilik Warung di Saradan Akhirnya Terungkap, Polisi Ringkus Pelaku di Jawa Tengah 

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:25 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Berita Terbaru

Branch Office Head BRI BO Madiun, Rizky Akbar Trilaksono.

Bisnis

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Kota Madiun

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kota Madiun

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB