MADIUN, NEUMEDIA.ID – Layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menjadi salah satu stan yang paling diserbu warga dalam kegiatan Bahana Bersahaja di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Rabu (11/2/2026).
Sejak pagi, antrean warga terlihat memadati lokasi layanan. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP-el, pembaruan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa layanan yang dihadirkan dalam Bahana Bersahaja tersebut merupakan bagian dari program inovasi bertajuk Leladi Sesami.
“Leladi Sesami adalah layanan keliling Dispendukcapil yang rutin kami gelar di berbagai wilayah Kabupaten Madiun. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor,” ujar Sigit Budiarto.
Pj. Sekda Kabupaten Madiun itu menambahkan, pendekatan jemput bola menjadi strategi efektif untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, terutama di desa-desa. Dengan sistem layanan langsung di lokasi, proses pengurusan dokumen dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan adminduk memang besar. Kami berkomitmen memastikan setiap warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid,” tegasnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang meninjau langsung layanan tersebut menegaskan pentingnya tertib administrasi kependudukan sebagai fondasi pembangunan desa. “Dokumen kependudukan itu kunci. Kalau administrasinya tertib, masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, hingga perbankan. Karena itu kami hadirkan Dispendukcapil langsung di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, Bahana Bersahaja memang dirancang sebagai percepatan menuju desa mandiri melalui pelayanan terpadu. “Kami ingin masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga sejahtera. Pelayanan harus mudah, cepat, dan dekat. Ini bentuk komitmen kami membangun dari desa,” tandasnya.
Kehadiran Leladi Sesami dalam Bahana Bersahaja sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam memberikan pelayanan publik yang terintegrasi dan responsif. Dengan pola layanan keliling yang konsisten, Dispendukcapil menargetkan tidak ada lagi warga Kabupaten Madiun yang terkendala dokumen kependudukan. (ant/red/adv)






