Bupati Kukuhkan Karang Taruna Kabupaten Madiun 2025–2030, Tekankan Peran Pemuda Kawal Data Bantuan Sosial

- Editorial Team

Senin, 8 Desember 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan pataka kepada Ketua Karang Taruna Kabupaten Madiun periode 2025-2030.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan pataka kepada Ketua Karang Taruna Kabupaten Madiun periode 2025-2030.

MADIUN, NEUMEDIA.ID — Kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Madiun masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Senin (8/12/2025). Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Madiun.

Dalam arahannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Karang Taruna harus sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk mewujudkan daerah yang bersahaja—bersih, sehat, dan sejahtera. Karena itu, pemuda Karang Taruna diminta aktif mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.

“Karang Taruna yang baru dilantik harus satu napas dengan pemerintah daerah. Kami berharap mereka membantu tata kelola pemerintahan desa, menjaga kesehatan masyarakat, dan mendorong meningkatnya kesejahteraan warga,” ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, terutama bagi masyarakat desil 1 hingga 4. “Yang menerima bantuan harus benar-benar masyarakat miskin. Jangan sampai yang mampu justru mendapat BLT. Anak-anak muda harus ikut mengawasi ini,” tegasnya.

Bupati Hariwur turut menyinggung pentingnya pemahaman Karang Taruna terhadap Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi rujukan resmi penentuan penerima bantuan pemerintah. Ia berharap pemuda mampu mengkritisi temuan lapangan, termasuk bila ada warga mampu yang masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan bahwa setelah pengukuhan tingkat kabupaten, pembentukan Karang Taruna akan dilanjutkan ke tingkat kecamatan dan desa. “Harapannya, pada tahun 2026 seluruh Karang Taruna di 206 desa dan kelurahan sudah terbentuk. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pembangunan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Menurut Supriyadi, Karang Taruna termasuk pilar sosial yang berperan melakukan pembinaan kepemudaan dan berbagai kegiatan sosial di tingkat desa hingga kabupaten. Mereka juga wajib dilibatkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) sebagaimana tercantum dalam Permensos.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Madiun, Bayu Aji Prawito.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Madiun, Bayu Aji Prawito, menyampaikan bahwa kepengurusan yang dilantik berjumlah 25 anggota per kecamatan menyesuaikan kebutuhan. Program awal yang akan dijalankan adalah konsolidasi internal dan pelaksanaan kegiatan di dua kecamatan.

“Insyaallah Desember ini kami langsung bergerak di Kecamatan Saradan dan Kecamatan Kare, bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Klangon dan Desa Kare. Kegiatannya berupa pelatihan pembuatan suvenir sesuai kebutuhan pemuda setempat,” kata Bayu.

Untuk target jangka panjang, Bayu menegaskan bahwa konsolidasi hingga tingkat desa menjadi prioritas utama pada 2026. “Karang Taruna sebenarnya berfokus di desa. Tingkat kabupaten hanya forum penggerak. Karena itu kami ingin memastikan semua desa memiliki Karang Taruna yang aktif,” ujarnya.

Terkait keterlibatan dalam pemutakhiran DTSEN, Bayu menyebut pihaknya menunggu arahan teknis dari Dinas Sosial sembari memperkuat koordinasi di lapangan. “Desain baru ini belum tersosialisasi luas, jadi kami ingin memastikan peran Karang Taruna lebih terlihat dalam mendukung kebijakan sosial,” tambahnya. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 
Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir
Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia
3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional
DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas
Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru